Karimun, Lendoot.com – Pemerintah Provinsi Kepri berjanji akan mendorong penambahan kuota elpiji 3 kilogram untuk Kabupaten Karimun. Penambahan kuota itu, menyusul dikuranginya kuota gas elpiji untuk Kabupaten Karimun di tahun 2021.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri melalui Biro Ekonomi akan segera mendorong penambahan kuota elpiji 3 kilogram ke Badan Pengatur Hilir (BPG) Minyak dan Gas (Migas).

“Kita akan dorong, dimana-mana saja kuotanya masih kurang. Pemerintah Provinsi akan kita tugaskan, apabila perlu berangkat, urus itu,” kata Ansar saat menghadiri Peringatan Nuzul Quran di Masjid Agung Karimun, Rabu (28/4/2021) malam.

Ia mengatakan, tidak terpenuhinya kuota gas sesuai kebutuhan daerah akan berdampak terhadap terjadinya fluktuasi harga. Apalagi, sebentar lagi akan memasuki lebaran idul fitri.

“Tidak terpenuhi itu konsekuensinya akan terjadi fluktuasi harga. Jadi masalah ini segera akan kita rapatkan,” katanya.

Kuota gas elpiji 3 kilogram untuk Kabupaten Karimun diketahui dikurangi dari angka 4.900 Matrix Ton (MT) menjadi 3.196 MT. Pengurangan kuota itu berdampak terjadinya kelangkaan gas di Karimun.

Bahkan, pada awal April 2021, kelangkaan harus terjadi dimana- mana akibat berkurangnya pasokan gas ke Karimun itu. Warga terpaksa harus mengantre berjam- jam untuk mendapatkan satu tabung elpiji.

Satgas Pangan bahkan sampai turun tangan untuk melakukan pengawasan langsung terhadap pendistribusian gas. Agen- agen pangkalan, diminta untuk melakukan pendistribusian tepat sasaran kepada masyarakat dalam kategori menengah kebawah.(rko)