Pemkab Natuna Matangkan Persiapan Keberangkatan Jamaah Haji 1447 H, 36 CJH Siap Berangkat

Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna terus mematangkan persiapan keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hal ini ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Lantai II, Bukit Arai, Senin (13/4/2026) siang.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta perangkat daerah terkait. Sejumlah pihak yang turut hadir antara lain perwakilan Lanud Raden Sadjad, Polres Natuna, Dinas Perhubungan, Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, hingga maskapai penerbangan.

Dalam rapat, berbagai aspek teknis keberangkatan dibahas secara rinci guna memastikan seluruh tahapan berjalan lancar. Berdasarkan rencana, CJH Natuna akan diberangkatkan pada 21 April 2026 menggunakan penerbangan Nam Air melalui Bandara Raden Sadjad.

Sehari sebelumnya, tepatnya pada 20 April 2026, para jamaah dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan akhir sekaligus pengumpulan bagasi di Asrama Haji. Setelah itu, jamaah akan mengikuti prosesi pelepasan resmi di Masjid Agung Natuna sebelum diberangkatkan menuju bandara.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah CJH Kabupaten Natuna tahun ini sebanyak 36 orang, terdiri dari 13 laki-laki dan 23 perempuan yang berasal dari berbagai kecamatan di wilayah Natuna.Selain jadwal keberangkatan, rapat juga menyoroti kesiapan layanan kesehatan, pengaturan teknis bagasi, hingga pengamanan dan kelancaran transportasi jamaah dari titik kumpul hingga ke bandara.

Koordinasi lintas instansi menjadi fokus utama agar tidak terjadi kendala di lapangan.Seluruh pihak yang terlibat menyatakan komitmennya untuk bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah, mulai dari tahap persiapan hingga keberangkatan.

Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap seluruh proses keberangkatan Calon Jamaah Haji dapat berjalan tertib, aman, dan lancar, sehingga para jamaah dapat beribadah dengan nyaman dan khusyuk di Tanah Suci. (Rap)