Karimun, Lendoot.com – Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya mengatakan, wilayah pulau-pulau di Kabupaten Karimun dinilai rawan saat pelaksanaan Pemilu serentak pada 17 April mendatang. Karena mengingat jauh dengan pos Polisi atau Polsek setempat.

“Rawan yang dimaksud adalah karena terpisah dengan kantor Polsek ataupun pos Polisi. Seperti contoh di wilayah Kecamatan Moro, di situ ada banyak sekali pulau-pulau, tapi jauh dengan Polsek kan? Nah ini yang kita petakan kerawanannya, bukan soal rawan tindakan kriminal atau kecurangan, tidak seperti itu. Hanya rawan masalah jarak saja,” kata Hengky usai menghadiri apel gelar pasukan persiapan pengamanan Pemilu serentak, di Coastal Area, Jumat (22/3).

Guna mengantisipasi kerawanan wilayah pulau-pulau, maka Polda Kepri mengirimkan pengamanan atau tenaga tambahan sebanyak 177 personil, dan akan dikerahkan dalam membantu Polres Karimun untuk melakukan pengamanan pada 780 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kalau jumlah personil dari Polres Karimun sendiri yan dikerahkan ada 276, ditambah personil dari Brimbob Polda Kepri 31 orang. Nah nanti bergabung dengan 170 pengamanan bantuan dari Polda Kepri. Diluar dari itu juga ada Linmas yang menjaga setiap TPS, jika masing-masing disagakan dua orang, maka akan ada 1560 Linmas.

Dari sejumlah kekuatan personil untuk mengamankan jalannya Pemilu di Kabupaten Karimun, Hengky telah melakukan beberapa strategi. Setiap TPS akan ada personil yang membawahi dua orang, sehingga tidak bekerja sendirian, apakah itu bersama Linmas maupun dari unsur lainnya. Kemudian para personil ditugaskan menjaga TPS lebih dari satu, dalam artian menjaga lokasi terdekat dari titik melakukan penjagaan.

“Kemudian kita ada juga tempatkan perwira pengawas dari Polres yang akan membantu disitu, ditambah dengan ada perwira pengawas dari Polda Kepri. Seluruh pejabat utama di Polda Kepri nanti akan turun ke Kabupaten Kota di Kepri, baik pejabat utamanya maupun berpangkat Pamen, Pamas sesuai tupoksio masing-masing,” tambahnya. (muhamadsarih)

*Gelar Apel Pemilu Serentak 2019

Demi memaksimalkan keamanan dalam Pemilu serentak tahun 2019, Polres Karimun melaksanakan Apel Gelar Pasukan di Costal Area Karimun, Jum’at (22/3/2019) pagi.

Selain Polri, TNI serta pihak terkait juga ikut dalam apel tersebut sebagai wujud peningkatan sinergitas demi terciptanya keamanan dalam pesta demokrasi mendatang.

Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya mengatakan, pelaksanaan Apel gelar pasukan secara masif itu digelar secara serentak di wilayah Indonesia.

“Pelaksanaan apel gelar pasukan ini dilakukan secara serentak oleh TNI-Polri bersama komponen lainnya, baik di tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota,” kata Hengky saat membacakan amanat Menkopolhukam RI.

Menurut Hengky, keberhasilan dalam pelaksanaan pemilu ini sangat bergantung pada semua pihak. TNI-Polri bekerja berada pada luar lingkup penyelenggara Pemilu, sedangkan Bawaslu dan DKPP wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang objektif dan transparan.

“Pemilu ini adalah ajang memilih pemimpin, maka seharusnya tidak membenturkan keduanya. Pemilu ini dapat dijadikan kompetensi, program dan Kapabilitas demi mendapatkan kepercayaan masyarakat. Oleh karenanya mari kita dukung jalannya pemilu 2019 ini dengan aman, damai dan Kondusif,” tambahnya. (riandi)