Ilustrasi siswa try out di sebuah sekolah. (istimewa)
Ilustrasi siswa di sebuah sekolah. (istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Pendidikan kembali memperpanjang masa belajar di rumah bagi seluruh siswa sekolah di Kabupaten Karimun. Keputusan ini dibuat sebagai imbas dari semakin maraknya penyebaran Corona Virus atau COVID 19 di Indonesia dan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus tersebut.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Karimun telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Upaya Antisipasi dan Penceghan Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun dengan meliburkan siswa selama dua pekan terhitung dari tanggal 17 Maret sampai 31-Maret nanti.

Surat edaran itu dikeluarkan Dinas Pendidikan atas persetujuan Bupati Karimun Aunur Rafiq dimana menindak lanjuti Interuksi Presiden RI Joko Widodo pada Minggu (15/3/2020).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Bakri Hasyim dihubungi pada Rabu (26/3/2020) siang, mengatakan bahwa, berdasarkan hasil koordinasi bersama Seketaris Daerah diputuskan masa belajar di rumah bagi siswa – siswi di Karimun kembali diperpanjang.

“Berdasarkan hasil koordinasi kami bersama pak Sekda, diputuskan masa belajar dirumah bagi pelajar di Karimun akan di perpanjang selama dua minggu lagi. Surat Edaran akan ditandatangani langsung oleh pak Sekda dan disampaikan besok,” kata Bakri.

Ia mengatakan, perpanjangan masa belajar di rumah akan mulai diberlakukan dari tanggal 1 April sampai 13 April mendatang dengan ketentuan sama seperti edaran sebelumnya.

“Sampai 13 April kita liburkan. Kalau seandainya pada 13 nanti kondisi juga belum membaik, maka diperkirakan itu akan diperpanjang lagi selama dua minggu,” katanya.

Bakri menyebutkan, meski pembelajaran dilakukan di rumah, akan tetapi proses belajar anak tetap dilakukan seperti biasanya dengan sistem pembelajaran secara online. Ia juga mengharapkan, para tenaga pengajar tetap menjalankan tugasnya sebagai pendidik meskipun proses belajar tidak di lakukan di sekolah.

“Harapan kita semua guru harus memberikan semua PR kepada siswa lewat online setiap harinya. Jadi proses belajar tetap berjalan dengan sistem online dan telah diterapkan,” katanya.

Ia menghimbau kepada seluruh satuan pendidikan di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun tetap menjalankan proses belajar mengajar meskipun secara online. Selain itu, harapannya para orang tua juga dapat mengawasi anak- anak untuk tetap belajar dan menaati aturan tidak keluar rumah selama masa proses belajar di rumah.

“Mari sama-sama kita untuk memutuskan rantai peredaran virus ini bersama, dengan tetap berada di rumah. Keputusan ini untuk mengembalikan seperti semula keadaan yang seharusnya, dan semoga segera berakhir,” katanya. (rk)