Batam, Lendoot.com – Saat itu pelantikan pengurus Wuamesu Ende Lio Kota Batam, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina yang juga Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam ini dipakaikan selendang khas Ende.
Wali Kota Batam HMR yang hadir dalam pentikan itu juga didaulat sebagai Mosalaki, atau Kepala Suku Ende di Kota Batam. Muhammad Rudi dipakaikan Ragi Lambu-Luka Lesu, pakaian kebesaran Suku Ende, Kabupaten Ende Lio, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Tetap dengan memakai kemeja putihnya, Muhammad Rudi memakai kain tenun yang diselempangkan di bahu kanannya. Dia juga memakai kain berwarna hitam dengan motif garis kuning dan biru sebagai kain bawahan.
Sebaga pelengkap baju adat, dia juga menggunakan ikat kepala berbentuk meruncing dengan warna coklat bergaris emas.
Marlin Agustina bersama Muhammad Rudi juga sempat menghadiri peringatan milad (hari ulang tahun) ke-3 Komunitas Basiba Kota Batam, di Hotel AP Premiere, Jodoh, Minggu (10/12/2023).
Basiba merupakan baju kurung wanita khas Minang dengan beragam macam ciri khas tingkuluak di kepala. Komunitas Basiba sendiri dibentuk dengan latar belakang merawat dan melestarikan budaya Minang, khususnya budaya berpakaian kaum perempuan Minang (baju Basiba) di Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina diundang bersama Wali Kota Batam H Muhammad Rudi menghadiri acara dua paguyuban di Kota Batam.
Yang pertama, menyaksikan Wali Kota Batam HMR melantik langsung pengurus Wuamesu Ende Lio Kota Batam Periode 2023-2028, di Tunas Regency, Sagulung, Sabtu (9/12/2023).
Yang kedua, menghadiri peringatan milad (hari ulang tahun) ke-3 Komunitas Basiba Kota Batam, di Hotel AP Premiere, Jodoh, Minggu (10/12/2023). (rst)




