Batam. Lendoot.com –  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 sudah mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Satu persatu nama-nama bakal calon kandidat bermunculan,. Nama-nama itu diprediksi akan ikut serta dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Nama-nama tersebut muncul dari perbincangan komunitas, organisasi massa, paguyuban dan ada juga dari pendapat praktisi politik, sosial dan kemasyarakatan.

Dr Markus Gunawan S.H,M.Kn, Dosen sekaligus Praktisi Hukum ini menilai kalau HM Rudi masih sangat layak untuk melanjutkan priode keduanya sebagai Walikota Batam.

“Kita bisa lihat perkembangan Batam saat ini, pembangunan infrastrukturnya sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Markus memberikan penilaian.

Menurutnya yang menarik menjadi perbincangan saat ini justru siapa orang nomor dua yang akan mendampingi Rudi dalam Pilwako nanti.

“Tentu Pak Amsakar yang paling berpeluang. Namun masih ada banyak tokoh yang juga pantas,” sebut Markus.

Amsakar berpeluang karena sepanjang kepemimpinan mereka (Rudi-Amsakar) dinilainya berjalan mulus tanpa riak yang berarti.

“Tapi bisa jadi Pak Rudi kembali mengajak salah satu birokrat di jajaran Pemko Batam untuk mendampinginya, agar bisa lebih ngebut lagi dalam membangun Batam,” timpalnya.

Atau tidak menutup kemungkinan juga, disebutkan Markus, Rudi memilih salah satu anggota DPRD baik Batam maupun Kepri yang baru saja terpilih.

“Tentu aman di segi partai, karena Nasdem pasti membutuhkan partai koalisi, juga aman di segi suara, karena anggota DPRD tersebut tentu memiliki kantong suara atau basis massa, tapi akan sedikit berat dalam penyatuan kepentingan politik, karena Pak Rudi saat ini bekerja tanpa beban-beban politik, dan begitulah hendaknya sampai akhir masa jabatannya di priode kedua nanti,” harap dosen Universitas Batam ini.

Nah, dalam dua pekan terakhir ini, Markus mengaku mendapat satu figur baru yang bisa memberikan warna dalam peta perpolitikan di Kepri khususnya Batam.

“Tapi sayang dia muncul untuk Pilkada di Natuna, padahal dia jelas tokoh muda di Batam, terlepas beliau putra asli Natuna, tapi kiprahnya selama ini sudah melekat di Batam,” ungkap Markus.

Adalah Candra Ibrahim yang sehari-hari berkiprah sebagai Direktur Utama Haran Batam Pos yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri.

“Menurut saya, beliau (Candra Ibrahim. Red) lebih pas kalo berkarya dan mengabdi untuk Batam. Mungkin bisa jadi referensi juga bagi Pak Rudi dalam memilih kandidat wakilnya,” ungkapnya.

Jika Batam dipimpin oleh Rudi yang memiliki kemampuan membangun dan Candra Ibrahim yang kemampuan manajerial yang mumpuni, tentu akan semakin baik.

“Semakin banyak tokoh-tokoh yang muncul dalam Pilkada nanti, tentu semakin baik bagi masyarakat, karena masyarakat bisa memilih, yang terbaik yang akan memimpin Batam. (one/kmg)