Karimun, Lendoot.com – Setelah pejabat, aparat, tenaga medis, tokoh agama dan tokoh masyarakat, tahapan vaksinasi berlanjit. Kali ini untuk kalangan masyarakat di Kabupaten Karimun. Ini akan mulai dilakukan Maret 2021 mendatang.

Warga Karimun yang akan mendapatkan vaksinasi nanti akan langsung ditentukan oleh pemerintah pusat. Calon penerima vaksinnakan dihubungi via sms, seperti tenaga kesehatan sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Rachmadi mengatakan, data dan petunjuk vaksin, pihaknya lebih dulu menunggu dari pemerintah pusat.

“Untuk masyarakat awam, sesuai rencana pemerintah pusat itu sekitar Maret,” kata Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi, Rabu (3/2/2021).

Ia menyebutkan, direncanakan untuk calon penerima vaksin akan menggunakan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), seperti yang diwacanakan oleh Menteri Kesehatan RI.

“Apakah seperti vaksinasi nakes atau tidak, kami masih menunggu. Cuma pak Menkes yang baru sempat menyebut pakai data KPU,” kata Rachmadi.

Menurutnya, proses vaksinasi akan dilakukan swcara bertahap, mengingat kapasitas temoat penyimpanan dan SDM yang terbatas. Apabila, hal itu dipaksakan secara serentak, dikhawatirkan pihaknya akan kewalahan.

“Tidak bisa sekaligus, harus bertahap,” ujar Rachmadi.

Ia mencontohkan, misalnya warga Karimun yang akan divaksin 200 ribu orang. Sementara untuk RSUD Muhammad Sani hanya dapat melakukan vaksinasi sebanyak 60 orang, sementara untuk puskesmas maksimal 20 orang perharinya.

Rachmadi mengatakan, pihaknya akan melalukan pendekatan persuasif kepada masyarakat untuk tahapan vaksinasi nanti. Menurutnya, pemberian vaksin tidak dapat dipaksakan, karena menyangkut hak masyarakat.

“Kami tak bisa maksa orang, kalau tidak mau ya mungkin digeser dulu ke yang lain yang mau seraya berharap yang tidak mau tadi termotivasi untuk berpartisipasi. Ini kan untuk kepentingan orang banyak dan dirinya sendiri,” katanya.

Program vaksinasi Covid-19 tahap awal saat ini masih berlangsung di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Saat ini vaksin baru diperuntukkan khusus bagi tenaga kesehatan (nakes) baik negeri maupun swasta.

Vaksinasi Covid-19 bagi nakes tersebut sudah memasuki hari ke-3 sejak diluncurkan pertama kali oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, Sabtu (30/1/2021) lalu.

Sejauh ini, Rachmadi mengatakan sekitar 40 persen nakes telah dilakukan vaksinasi Covid-19 .

“RSUD belum selesai, RSBT sepertinya belum juga, Puskesmas sebagian sudah, Medic Center sudah 100 persen. Sekitar 40 persen lah, data pastinya sore baru masuk ke saya, nanti saya kabari kalau sudah masuk datanya,” ujar Rachmadi.(rko)