Karimun, Lendoot.com – Mahasiswa se-Kecamatan Moro menggelar diskusi bersama Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Kamis (13/6/2019).

Diskusi yang berlangsung di Pantai Berangan itu, para mahasiswa asal Kecamatan Moro menyampaikan beberapa permasalahan yang terjadi di kampung halamannya.

Dalam acara itu, mahasiswa mencurahkan hatinya tentang permasalahan pelabuhan bongkar muat yang berada di Kecamatan Moro dan tentang beasiswa yang dinilai tidak transparan dari dinas terkait, Dians Pendidikan Karimun.

Permasalahan pelabuhan, kata sejumlah mahasiswa dalam diskusi tersebut, sampai saat ini masih juga belum beroprasi, padahal itu sudah dibangun lama. Selain itu jalan menuju pelabuhan juga disebut mahasiswa telah rusak parah.

Permasalahan selanjutnya mengenai bantuan beasiswa yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah yang sampai saat ini masih belum sepenuhnya terealisasi ke mahasiswa yang membutuhkan. Dan mahasiswa menyebut, penerima beasiswa tidak transparan.

Menanggapi permasalahan yang diutarakan para mahasiswa itu, orang nomor satu di bumi berazam ini mengatakan untuk permasalahan pelabuhan, Rafiq akan meninjau lokasi pelabuhan tersebut dengan membawa dinas terkait.

“Untuk permasalahan pelabuhan dalam waktu dekat kita akan turun meninjau lokasi. Mengenai permasalahan jalan yang rusak menuju pelabuhan tim dari dinas PU akan turun untuk mengecek ke lokasi dalam waktu dua hari ke depan,” ucap Rafiq seperti dikutip dari kepri media group.

Terkait permasalahan beasiswa, Rafiq menyebut hal tersebut kemungkinan karena kurangnya kordinasi dari pihak Kecamatan dan dinas pendidikan. Sebab menurutnya untuk masalah beasiswa ini ada aturan yang harus diikuti.

“Mungkin saja ada beberapa berkas yang sampai saat ini belum terpenuhi, oleh karna itu sampai saat ini belum bisa kita bayarkan,” ujar Rafiq.

Kedepan Rafiq akan memanggil kepala Disdik Karimun untuk dapat menyosialisasikan ke sekolah-sekolah tentang bantuan-bantuan pendidikan, begitu juga tentang adanya kerja sama antara Pemda Karimun dengan Universitas-universitas. (kmg)