Listrik PLN sudah Menyala, Bupati: Pengungsi Bisa Kembali ke Rumahnya

Natuna, Lendoot.com  – Bencana longsor yang menimpa kawasan Serasan, Kabupaten Natuna Provinsi Kepri, berangsur pulih. Soal kelistrikan,  PT PLN (Persero) memastikan sudah memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di daerah tersebut.

Longsor di Pulau Serasan Natuna terjadi pada 6 Maret 2023 lalu. Tercatat, 16 gardu distribusi PLN dan 2.077 pelanggan terdampak atas bencana longsor tersebut. 

Bupati Natuna Wan Siswandi saat meninjau langsung proses pemulihan kelistrikan di wilayah yang terdampak  tersebut menyampaikan apresiasinya kepada pihak PLN.  

“PLN telah gerak cepat dalam pemulihan, sehingga listrik kembali menyala. Dari awal kita mendorong tim gabungan di lapangan untuk membuka jalan, sehingga tiang listrik dapat dipasang dan pemulihan kelistrikan dapat di segerakan,” ujar Wan Siswandi.

Hari ini listrik sudah kembali menyala dan Wan Siswandi berharap dengan listrik menyala aktivitas masyarakat kembali normal. “Dan di Posko dapat dimaksimalkan dan masyarakat yang tidak terdampak yang tinggal di pengungsian dapat kembali ke rumah karena listrik sudah menyala,” ucap Siswandi.

Rasa syukur juga disampaikan oleh Camat Serasan Timur, Nazaruddin karena PLN sangat responsif dalam memulihkan aliran listrik kepada masyarakat. Hal ini ia akui sangat membantu meringankan beban masyarakat yang menjadi korban longsor.

“Pascalongsor, keperluan listrik di Serasan sangat mendesak. Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Demi masyarakat PLN bekerja keras memulihkan kelistrikan,” ujar Nazaruddin dalam siaran persnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau Agung Murdifi, memastikan bahwa sejak 15 Maret 2023 pasokan listrik untuk 2.077 pelanggan di Natuna telah kembali normal. Hal ini berkat kerja keras puluhan petugas yang dikerahkan sejak kejadian untuk memulihkan kembali sistem kelistrikan Pulau Serasan Natuna yang terdampak longsor.

“Jalur ke lokasi memang sangat sulit dan terputus, sehingga membutuhkan waktu dalam pemulihan kelistrikan. Namun, dengan kolaborasi berbagai pihak, kita berhasil menyalurkan listrik kembali kepada seluruh masyarakat. Fasilitas umum seperti puskesmas, tempat ibadah, balai desa sampai posko-posko relawan berhasil dipulihkan dan menyala kembali,” tutur Agung.

Agung juga menyampaikan, pulihnya kelistrikan di Serasan berkat kerja sama PLN dengan pemerintah setempat, TNI dan juga Polri.

Menurutnya, sistem kelistrikan Serasan sangat mencukupi dengan daya mampu sebesar 1200 Kilo Watt (KW) dan beban puncak sebesar 620 KW.

Selain memulihkan jaringan listrik, PLN juga telah menyalurkan bantuan berupa 550 paket sembako dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut disalurkan PLN melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN, Yayasan Baitul Maal (YBM) dan Program Kolaborasi bersama PLN Batam.

“PLN juga memastikan keandalan pasokan kelistrikan di beberapa titik evakuasi dengan menyiagakan genset mobile dan peralatan penunjang lain di kamp pengungsian,” jelas Agung. (amr)