Suasana pasar Puan Maimun. (ian)
Suasana pasar Puan Maimun, beberapa waktu lalu. (ist)

Karimun – Pascahari raya Idul Fitri 1440 Hijriah 2019, harga sejumlah komoditi mengalami penurunan harga secara signifikan jika dibanding menjelang lebaran lalu.

Hanya saja, penurunan harga tidak diimbangi dengan daya beli masyarakat yang menurun hingga 50 persen. Sejumlah pedagang mengatakan, daya beli masyarakat terhadap kebutuhan sembilan bahan pokok di Kabupaten Karimun menurun.

“Daya beli sepi, mungkin karena habis lebaran kemudian kebutuhan anak masuk sekolah. Jadi pembeli itu menekan pengeluaran sekecil mungkin,” kata Upi salah seorang pedagang di Pasar Puan Maimun, Kamis 20 Juni 2019.

Upi menyebut, lemahnya daya beli masyarakat berimbas terhadap omset penjualannya. Bahkan penurunannya mencapai 50 persen dari hari biasanya.

“Apalagi habis hari raya tentu sudah habis banyak uang. Penurunan omzet itu rata-rata dialami para pedagang yang ada disini,” katanya.

Pantauan di pasar Puan Maimun, untuk harga cabe merah dari harga Rp140 ribu turun jadi Rp80 ribu per kilogram (Kg), cabe rawit yang semula dijual Rp130 ribu jadi Rp70 ribu per Kg, Bawang merah dari harga Rp36 ribu turun menjadi Rp28-30 ribu per Kg.

Sementara untuk harga sayuran seperti kol saat ini harganya Rp10 ribu dari harga Rp7 ribu per Kg, dan Tomat saat ini menjual dengan harga Rp16 ribu per Kg. (*/kmg)