Karimun, Lendoot.com – Dinas Kesehatan Karimun memulangkan 42 penumpang Kapal Motor (KM) Kelud yang sempat dikarantina selama 9 hari di lokasi isolasi SMP Negeri 2 Tebing sejak 12 April lalu.

Mereka dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan cepat menggunakan rapid test dengan hasil non reaktif Covid-19 pada Senin (20/4/2020) kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi mengatakan, dipulangkannya 42 penumpang setelah dirinya mendapatkan izin dari Bupati Karimun Aunur Rafiq.

“Iya sudah kita pulangkan. Kondisi mereka dalam keadaan sehat semua,” kata Rachmadi, Selasa (21/4/2020).

Menurutnya, para penumpang KM Kelud tersebut tetap melakukan karantina mandiri meskipun telah dipulangkan dari lokasi Karantina di SMPN 2 Tebing. Karantina Manditi itu sendiri akan berjalan selama 14 hari ke depan.

“Masih Karantina Mandiri selama 14 hari kedepan. Artinya tetap dilakukan monitoring,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Sebanyak 42 Penumpang Kapal Motor (KM) Kelud menjalani Rapid Test oleh Dinas Kesehatan Karimun, Senin (20/4/2020) pagi.

Pemeriksaan Rapid Test dilakukan setelah 42 penumpang KM Kelud tersebut menjalani Karantina selama 8 hari, terhitung sejak tiba di Karimun pada Minggu (12/4/2020) lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi mengatakan, dari hasil Rapid Test dilakukan Dinkes Karimun, 42 penumpang KM Kelud itu hasilnya dinyatakan non reaktif Covid-19.

“Sudah hari ini. Semuanya 42 non reaktif,” kata Rachmadi, Senin (20/4/2020).

Ia mengatakan, selanjutnya 42 penumpang yang dinyatakan non reaktif covid-19 ini masih akan tetap dilakukan Karantina di SMPN 2 Tebing. Pihaknya masih menunggu intruksi Bupati Karimun terkait pemulangan 42 penumpang tersebut.

“Meski dinyatakan non reaktif, 42 penumpang KM Kelud itu sementara masih berada di karantina di SMPN 2 Tebing. Saya izin dulu dari pak Bupati,” katanya. (rk)