Karimun, Lendoot.co,m – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun kembali mengumumkan situasi terkini penyebaran Covid-19 di wilayah Karimun, Jumat (18/9/2020).

Tim Gugus Tugas menyatakan satu orang dari tiga pasien positif COVID-19 aktif kembali dinyatakan sembuh dari hasil pemeriksaan swab tenggorokan yang dikirimkan ke Balai Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, pihaknya kembali menerima hasil pemeriksaan swab tenggorokan terhadap tiga pasien Covid-19. satu di antaranya telah dinyatakan negatif Covid-19.

“Satu lagi pasien positif yang dirawat di RSUD keluar swab negatif. Sehingga saat ini kasus Covid-19 di Karimun yang masih dalam perawatan berjumlah dua orang,” kata Rachmadi dalam keterangan riiisnya, Jumat (18/9/2020) pagi.

Ia mengatakan, selain menerima hasil swab dari pasien positif Covid-19, pihaknya juga menerima hasil swab dari seorang suspect yang dalam perawatan di RSUD Muhammad Sani, hasilnya juga negatif.

“Jadi jumlah suspect juga tinggal 1 orang, pasien berjenis kelamin laki- laki berusia 20 tahun dan merupakan warga Meral Kota,” katanya.

Rachmadi juga mengatakan, saat ini pihaknya juga masih menunggu hasil swab 29 kontak erat pasien positif Covid-19. Pihaknya berharap, dari hasil swab tersebut tidak ada lahi ditemukan kasus positif.

“Ada 29 orang kita swab, 17 diantaranya tenaga medis RSBT, termasuk dokter dan perawat, 9 kontak erat pasien jakarta dan 3 kontak erat di Puskesmas Meral Barat,” katanya.

Ia juga mengatakan, rencananya pada Jumat (18/9/2020) pihaknya akan kembali melakukan tracing terhadap pihak-pihak yang diduga pernah kontak erat dengan almarhum pasien positif Covid-19 di Karimun.

“Hari ini (Jumat,red)lanjut swab kontak Sei Lakam Timur,” kata Rachmadi. (rk)

Sebelumnya diberitakan Lendoot.com, Kamis (17/9/2020), sebanyak tiga pasien yang dalam perawatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun dinyatakan sembuh. Ini merupakan hasil swab terhadap enam pasien yang dalam perawatan tim tersebut. (rk/msa)