Karimun, Lendoot.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq melakukan kunjungan kerja ke Desa Tanjungbatu Kecil, Kecamatan Buru, untuk melihat proses perkembangan pembangunan infrasturktur, Rabu (8/7/2020).

Dalam kunjungannya tersebut, Bupati tampak meninjau beberapa lokasi pembangunan yang ada di Tanjungbatu Kecil, Baran Abang dan di Desa Tanjung hutan diantaranya adalah pembangunan infrakstruktur jalan dan penerangan listrik.

“Alhamdulillah di desa tanjungbatu kecil terus jalan ke baran abang, kemudian ke desa tanjung hutan. Dari rangkaian kegiatan kunjungan kerja saya di pualau tanjung hutan dan di gunung papan ini adalah, kita melihat proses-proses pembangunan infrastruktur salah satunya ada jalan dan penerangan listrik yang mana sangat didambakan oleh masyarakat,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Rafiq menjelaskan,untuk penerangan listrik ini ada sebanyak 19 desa yang telah diajukan oleh Pemkab Karimun yang saat ini telah menjadi target oleh Pemerintah pusat.

“Ada 19 desa target dari pemerintah pusat yang kita ajukan untuk mendapatkan penerangan listrik diesel, salah satu adalah desa tanjungbatu kecil, kemudian ada desa degung yang kemaren juga telah kita tinjau serta beberapa desa lainnya,” jelasnya.

Rafiq mengatakan, untuk listrik di Tanjungbatu kecil ini terdapat dua mesin diesel yang nantinya juga mampu memenuhi kebutuhan listrik di Desa Tanjung hutan dan Desa tulang.

“Mesinnya ada disini (Tanjungbatu kecil). Ada dua mesin dan yang datang baru satu dan sekarang sedang pemasangan jaringan, travo.

“Ini adalah proses pengerjaan yang sedikit delay (menunda) dikarena Covid-19 yang saat ini masih terus berlangsung, tapi proses pemasangan jaringan di lapangan sudah terus dilakukan dan tinggal pemasangan induk ke rumah tangga, kita berharap akhir tahun ini. Karena masyarakat dari PLTS yang diberikan oleh pemerintah pusat sebelumnya telah mengalami kerusakan-kerusakan sehingga masyarakat sangat mendambakannya,” ujarnya.

Orang nomor satu di Bumi Berazam itu terus berupaya akan menuntaskan pekerjaan-pekerjaan yang saat ini belum terselesaikan. Ia juga akan menyurati PLN pusat yaitu di Pekanbaru agar segera terselesaikan.

“Saya berjalan lima tahun ini tentunya masih banyak pekerjaan-pekerjaan yang harus saya tuntaskan, ya mudah-mudahan kedepan dapat bersama-sama lagi dan dapaat menuntaskan pengerjaan yang belum tertuntaskan.

“Kita akan terus mendorong dan kami akan menyurati ke PLN nanti. Namun dikarena korona ini kami tidak bisa berangkat untuk ke kantor pusat yang berada di pekanbaru Riau. Jadi saya memohon kepada masyarak untuk sabar, proses pembangunan baik itu Pemerintah pusat maupun Kabupaten. Kita tidak pernah berhenti dalam proses pembangunan ini sehingga masyarakat dapat menikmati nantinya. (rnd)