antor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tanjungabalai Karimun musnahkan barang milik negara, Rabu (2/12/2020).

Karimun, Lendoot.com  – Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tanjungabalai Karimun musnahkan barang milik negara (BMN) berupa barang campuran ilegal dengan total Rp 1.568.190.000, Rabu (2/12/2020).

Pemusnahan barang ilegal campuran itu dilakukan dengan dibakar dan digilas menggunakan alat berat hingga tidak memiliki nilai ekonomis.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan bea cukai (KPPBC) TMP B TBK Agung Marhaendra Putra mengatakan, barang campuran ilegal ini merupakan barang tegahan pihaknya dari periode Febuari 2019 hingga Mei 2020.

“Barang-barang yang kita musnahkan ini berasal dari sarana pengangkut hasil penindakan kita. Barang ini melanggar aturan ekspor dan impor,” kata Agung, Rabu (2/12/2020).

Adapun barang bukti hasil penindakan senilai Rp 1,5 Miliar itu antara lain, 151 paket kosmetik, 33 karung Ballpress, 57 unit elektronik, 846 paket barang lainnya yang tidak diselesaikan kewajibannya.

Selanjutnya, pada bidang cukai terdapat 1.500.920 batang tembakau; 105 pcs hasil cukai lainnya; dan 5.874,48 liter, minuman mengandung etil alkohol berbagai merek dan golongan.

“Total potensi kerugian negera terhadap seluruh barang tersebut mencapai Rp 1.011.031.336,” jelasnya.

Agung menambahkan, pemusnahan tersebut dilakukan dalam rangka melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal dan berbahaya.

“Ini salah satu tindaklanjut dari fungsi DJBC Kepri yakni comunnity protector untuk melindungi masyarakat, juga dilakukan untuk menghilangkan nilai guna menghindari penyalahgunaan atas barang-barang tersebut,” katanya. (rko)