Perwakilan komunitas menyampaikan bantuan dari hasil ngamen mereka ke Siti Aminah, kemarin,
Perwakilan komunitas menyampaikan bantuan dari hasil ngamen mereka ke Siti Aminah, kemarin,

Karimun, Lendoot.com – Beberapa Komunitas dan organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Karimun berikan bantuan berupa uang tunai senilai Rp.1.617.000 juta kepada Siti Aminah (45) menderita penyakit kerusakan ginjal, Minggu (17/3/2019) malam.

Adapun komunitas dan ormas tersebut yaitu komunitas Reptil Karimun, Cat Lovers Karimun, Rastanokie Band, Bubble Breaking, Ormas Oi dan Para Disc Jockey Indonesia Kabupaten Karimun.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh mereka kepada Basri, suami Siti Aminah. Dana tersebut merupakan hasil dari ngamen yang mereka lakukan di sepanjang pinggiran Coastal Area yang tampak ramai hingga ke rumah makan di beberapa lokasi di Karimun sejak tanggal 16-17 Maret 2019.

Elti Astrawinanda, salah seorang dari Komunitas Cat Lovers (Pecinta Kucing) Karimun mengatakan, aksi tersebut dilakukan bertujuan agar dapat membantu biaya Siti Aminah untuk melakukan perobatan.

“Melihat kondisi ibu Siti ini, kami sangat tersentuh melihat ada saudara kita yang sangat membutuhkan biaya untuk melakukan perobatan kerusakan ginjal. Oleh karena itu kami melakukan aksi ngamen ini,” katanya Elti, Minggu (17/3/2019) malam.

Elti berharap, dengan aksi yang dilakukan bersama teman-teman Ormas dan komunitasnya tersebut dapat membantu meringankan beban Siti Aminah agar bisa sembuh dan dapat beraktivitas kembali.

“Semoga dengan apa yang kami lakukan untuk beliau, beliau bisa cepat sembuh dan dapat beraktivitas kembali.

Saat ini beliau terbaring melawan sakitnya di rumahnya, kemarin ia sempat berobat ke rumah sakit namun dikarenakan tidak ada biaya dibawak pulang lagi,” ujarnya.

Diketahui, Siti Aminah dan Basri memiliki 6 anak. Dari ke-6 anaknya tersebut dua diantaranya tidak dapat melanjutkan pendidikannya dikarenakan terbentur ekonomi, dan anaknya yang terakhir masih berusia 6 bulan.

“Kehidupan keluarga beliau ini serba kekurangan, mereka memiliki 6 anak, 3 masih sekolah dan 2 lagi tak sekolah, yang paling kecil umur 6 bulan. Anaknya yang paling besar masih SMP, suaminya ini bekerja sehari-hari sebagai pemulung dan dulunya ibu Siti juga pemulung kerjanya,” tambahnya. (riandi)