Kekurangan Guru dan Pemerataannya Jadi Masalah Pendidikan di Serasan Natuna

Bupati Natuna menggelar pertemuan dengan kepala sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA, untuk secara khusus membahas permasalahan pendidikan yang ada di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur(ft humaspemkabnatuna)

Natuna, Lendoot.com – Saat Bupati Natuna Wan Siswandi menggelar pertemuan dengan Kepala Sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), akhir pekan kemarin, timbul permasalahan soal pendidikan.

Salah satunya, soal pemerataan guru yang bertugas di daerah Serasan dan Serasan Timur Kabupaten Natuna yang terbilang cukup jauh dari pusa ibukota Natuna, Ranai.

Permasalahan pendidikan di wilayah Serasan dan Serasan Timur terkait tenaga pengajar, yang mana tenaga pengajar di wilayah tersebut mengalami kekurangan ditanggapi Bupati Wan Sisswandi.

Bupati menyarankan agar kekurangan tenaga pengajar dapat diajukan pada P3K guru tahun 2023, sehingga kebutuhan guru dapat segera terpenuhi.

“Pemerataan guru dan tenaga kesehatan memang menjadi salah satu fokus pemerintah, sehingga dalam pembukaan kouta P3K kita akan prioritaskan daerah-daerah yang kekurangan guru. Kita berharap pemerataan guru dapat diwujudkan,” kata Wan Siswandi.

Bupati Wan Siswandi dalam acara dialog santai itu mengajak para kepala sekolah membahas permasalahan pendidikan di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur, Kabupaten Natuna.

 “Tentunya pertemuan ini adalah kesempatan kita bersama untuk berbicara permasalahan pendidikan di Serasan dan Serasan Timur, sehingga apa yang dianggap penting silahkan disampaikan dan akan kita diskusikan bersama unutk menemukan solusinya,” kata Wan Siswandi.

Diungkapkan Siswandi seluruh permasalahan pendidikan yang disampaikan oleh kepala sekolah pada dirinya akan ditindaklanjuti pada dinas terkait untuk mencarikan solusi terbaik. (amr)