Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi. (dok.Lendoot.com).

Karimun, Lendoot.com – Kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun terus alami peningkatan hingga hari ini. Berdasarkan data Tim Gugus Tugas pasien positif aktif Covid-19 sudah mencapai angka 40 kasus.

Kembali meningkatnya angka kasus Covid-19 itu, Dinas Pendikan Kabupaten Karimun mewacanakan merekomendasikan kembali sekolah- sekolah untuk sementara waktu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, penghentian sementara aktivitas belajar di sekolah itu mempertimbangkan kesehatan pelajar agar tidak timbul klaster baru dari sekolah.

“Saya berharap kepada Satgas dan Disdik untuk menutup sementara sekolah, khususnya di Kecamatan yang statusnya zona orange,” kata Rachmadi.

Ia mengatakan, pengawasan ketat penerapan protokol kesehatan juga harus dilakukan di sekolah- sekolah wilayah zona kuning. Meski tidak ditutup, sekolah- sekolah tersebut harus dengan ketat mencegah terjadinya penyebaran.

“Zona orange seperti Kecamatan Meral, yang jumlah kasusnya memang tertinggi di Kabupaten Karimun, selebihnya zona kuning dan hijau. Sampai saat ini alhamdulillah tidak ada klaster, baik itu klaster guru ataupun klaster siswa tidak ada. Termasuk juga klaster tarawih pun tidak ada,” jelas Rahmadi.

Mengenai status zona di masing-masing Kecamatan, Rahmadi menyebutkan hanya dua Kecamatan yang sampai saat ini belum ada satu kasus pun warganya yang positif Covid. Yakni Kecamatan Durai dan Kecamatan Ungar.

“Kecamatan Ungar dan Kecamatan Durai masih bertahan status zona hijau, sampai sekarang dua Kecamatan itu tidak ada kasus positif,” kata Rahmadi.

Sementara Kecamatan yang sudah berubah zona dari sebelumnya sempat terjadi kasus yang cukup tinggi, diantaranya Kecamatan Kundur Utara dan Kecamatan Kundur Barat zona hijau, termasuk Kecamatan Moro zona hijau. Selebihnya masih berstatus zona kuning dan zona orange. (rko)