Karimun, Lendoot.com – Nahkoda Speedboat Penumpang Bintang Rezeki 99 GT 22 terpaksa mengkandaskan kapal ke Pantai Tanjung Ungka Kabupaten Selat Panjang, Provinsi Riau, Rabu (18/9/2019) sore.

Nahkoda terpaksa mengambil tindakan itu untuk menghindari resiko pelayaran, akibat jarak pandang karena tebalnya kabut asap di sekitar perairan tersebut.

Sb Bintang Rezeki diketahui berangkat dari Pelabuhan Tanjungbatu, Kecamatan Kundur dengan tujuan Penyalai, Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau debgan membawa puluhan penumpang.

Namun, dalam perjalanannya tiba-tiba kabut asap menyelimuti perairan Tanjung Ungka dan membuat jarak pandang terbatas. Nahkoda selanjutnya mengambil tindakan untuk mengkandaskan kapal guna menghindari terjadinya hal tidak diinginkan.

“Awak kapal langsung melakukan evakuasi terhadap penumpang ke pesisir pantai. Kemudian para penumpang dibawa ke SB Bintang Rezeki 988 yang tidak jauh dari pantai Tanjung Ungka,” kata Plh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pepabuhan Kelas I Tanjungbalai Karimun,Capt Mozes I Kareng, Kamis (19/9/2019).

Ia menyebutkan kandasnya Sb Bintang Rizki 99 dikarenakan tebalnya kabut asap akibat kebakaran lahan di sekitar Pantai Tanjung Ungka.

“Kejadian akibat kabut asap yang tebal. Ada kebun yang terbakar disekitar lokasi,” katanya.

Dalam kejadian itu, Mozes mengatakan tidak ada korban jiwa. Seluruh penumpang SB 99 selamat dan langsung dievakuasi ke Penyalai.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, seluruh penumpang yang berjumlah 44 orang semuanya selamat. Mereka langsung diantar ke Penyalai, sedangkan untuk kapal telah dievakuasi tengah malam tadi,” katanya. (ricky robiansyah)