Karimun, Lendoot.com – Arbain (58), Imam Masjid Baitul Karim meninggal dunia dan jasadnya ditemukan mengapung di sekitaran Dermaga Sikumbang PT Timah TBK, Desa Prayun, Kecamatan Kundur Barat, Jumat (14/6/2019) sekira pukul 20.00 WIB.

Diketahui, almarhum bekerja sebagai pengantar barang logistik milik Mitra PT. Timah ke GT 3 dengan menggunakan Kapal pompong di Perairan Pelabuhan Sikumbang PT Timah TBK Jalan Hang Tuah nomor 04 Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat Kabupaten Karimun.

Kapolsek Kundur Barat, AKP Eddi Suryanto menjelaskan, almarhum itu semula ditemukan oleh salah satu karyawan PT Timah saat melakukan pengerjaan Lamdor atau pintu tongkang marine power 2716 milik PT Timah yang tengah berlabuh di Pelabuhan Sikumbang.

“Saksi melihat sesuatu yang mengapung di atas air dan terlihat seperti tubuh manusia. Ia pun lantas memberitahukan kepada pihak Security PT Timah yang juga sedang berada tidak jauh dari lokasi penemuan,” jelasnya.

Eddi mengatakan, selanjutnya Security melaporkan ke Polsek Kuba. Setelah mendapat laporan tersebut polisi langsung meluncur ke TKP untuk mengevakuasi mayat tersebut untuk diangkat ke Dermaga dan langsung dibawa ke Klinik Bhakti PT Timah Tbk untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Saat ditemukan kondisi almarhum mengapung dengan mengenakan celana pendek tanpa menggunakan pakaian. Sementara terdapat luka sepanjang 10 cm pada kepala bagian kiri yang diduga akibat benturan.

“Lebam ditubuh mayat tidak ada namun terdapat busa dirongga mulut mayat. Pupil mata kiri juga terdapat luka lecet serta jejak lecet di tumit sebelah kiri. Dan keluarga korban menolak untuk diautopsi,” ujarnya.

Sekira pukul 22.45 WIB, Jenazah dibawa ke Karimun menggunakan Kapal CB Dark milik PT Timah TBK dan sekira pukul 23.15 WIB Jenazah tiba di Pelabuhan KPK Jalan Nusantara Kelurahan Tanjung balai Kota, Kecamatan Karimun dan langsung dibawa ke rumah duka. (riandi)