Karimun, Lendoot.com – Fatiah Santika Jaya, bayi penderita Higroma Kistik berusia 5 bulan di Karimun membutuhkan uluran tangan dari dermawan.

Bayi pasangan Teguh Khadafi (41) dan Faridah (33) itu diketahui menderita kelenjar getah bening sejak berada di dalam kandungan.

Fatiah Santika Jaya harus menjalani operasi untuk mengangkat penyakit yang dideritanya, namun hal itu terkendala biaya operasi yang cukup besar.

Teguh Khadafi orang tua Fatiah hanya bekerja sebagai buruh Subkon PT Karimun Marine Shipyard (KMS), sedangkan sang ibu hanya ibu rumah tangga biasa.

“Harus segera dioperasi. Dokter sudah merujuk untuk dibawa ke RSCM, namun terkendala karena biaya,” kata Teguh Khadafi ditemui dirumahnya kawasan RT 03 RW 04 Kelurahan Parit Benut Kecamatan Meral, Senin (27/1/2020).

Khadafi menyebutkan, dirinya telah melakukan upaya untuk penyembuhan Fatiah, dengan membawa sang anak berobat ke Rumah Sakit Awal Bros, Batam pada November 2019. Namun, disana pihak kedokteran hanya mengambil sampel dan hingga saat ini belum ada tindak lanjut.

“Tiga bulan lalu di Awal Bros hanya pengambilan sampel aja, tetapi terkait hasilnya seperti apa, belum diberitahukan, sehingga kita kembali membawa pulang Fatiah,” katanya.

Kondisi Fatiah sempat menurun pada minggu lalu dan kembali harus menjalani pengobatan di RSUD Muhammad Sani untuk proses penyembuhan.

“Dari RSUD meminta harus segera dioperasi. Mudah- mudahan pada Febuari ini bisa kami bawa Fatiah ke Jakarta,” katanya.

Kondisi dialami oleh Fatiah diketahui oleh keluarga sejak ia berada di dalam kandungan. Dari tim kedokteran sempat menyarankan untuk segera dilakukan pengangkatan, namun hal itu ditahan oleh keluarga.

“Kondisi Fatiah sudah diketahui sejak kandungan berumur 7 bulan. Sempat disarankan untuk dilakukan pengangkatan, agar dapat penanganan cepat, namun keluarga menahan,” tambah Faridah, Ibu bayi penderita Kelenjar Getah Bening.

Faridah menyebutkan, Fatiah lahir pada usia kandungan berumur 9 bulan. Saat lahir, kondisi fatiah sudah seperti itu, dengan adanya pembengkakan di leher bagian kiri.

“Sudah sejak lahir kondisinya seperti itu. Tetapi alhamdulillah, meski begitu Fatiah tetap seperti bayi pada umumnya dan tidak merasakan rasa sakit serta makannya lancar. Tetapi, kita sebagai orang tua juga kasian dengan kondisinya,” ujarnya.

Saat ini, untuk biaya pengobatan Fatiah pihak keluarga mengandalkan BPJS Mandiri untuk membawa sang anak untuk berobat. Namun demikian, biaya untuk pengobatan Fatiah, tergolong besar dan masih banyak membutuhkan biaya.

Bagi para dermawan yang tergerak hati untuk membantu biaya pengobatan Fatiah, daoat langsung menghubungi Ayahnya di nomor 08126124187 atau langsung datang kerumahnya di Kampung Banjar RT 03 RW 04 Kelurahan Parit Benut Kecamatan Meral. (rk)