Suasana rapat pembahasan mengenai surat edaran (SE) Gubernur Kepri tentang Protokol Pelaksanaan Ibadah Fase New Normal dalam penanganan Covid-19 di ruang Cempaka Putih, Kamis (28/5/2020).

Karimun, Lendoot.com – Pemkab Karimun menggelar rapat pembahasan mengenai surat edaran (SE) Gubernur Kepri tentang Protokol Pelaksanaan Ibadah Fase New Normal dalam penanganan Covid-19 di ruang Cempaka Putih, Kamis (28/5/2020).

Rapat tersebut turut dihadiri Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Kapolres AKBP Muhammad Adenan, Danlanal TBK Letkol Laut (P) Mandri Kartono, Pasintel Kodim 0317/TBK Istaintamimi beserta FKPD dan SKPD lainnya.

Bupati Karimun Aunur Rafiq memaparkan, kondisi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Karimun dalam kondisi baik dan terkendali. Oleh karena itu, pelaksanaan ibadah di masjid maupun di tempat ibadah lainnya diperbolehkan.

“Melihat perkembangan tentang Pandemi Covid-19 di Kabupaten Karimun selama pascalebaran, kita sudah pantau bahwa baik itu ODP, PDP maupun OTG bahkan positif itu menunjukkan penurunan dan tidak ada penambahan yang baru.

“Untuk pelaksanaan ibadah di rumah ibadah berlaku mulai besok. Namun perlu pengawasan oleh pihak-pihak terkait, serta tersedianya fasilitas protokol kesehatan penanganan Covid-19. Misalnya dengan menyediakan thermogun, hal ini untuk menghindari terjadinya penularan cluster baru,” ujarnya.

Rafiq mengatakan, selain memperbolehkan beribadah kembali di tempat ibadah, pemerintah daerah juga sudah memperbolehkan rumah makan, restoran atau kedai kopi untuk menyediakan meja dan kursi.

“Ibadah berjamaah sudah mulai kita buka. Kita juga melihat kegiatan perekonomian di Karimun yang artinya, rumah makan, restoran, kedai kopi juga kita perbolehkan untuk menyediakan meja dengan harus mengikuti protokol kesehatan. Ini berlaku mulai tanggal 1 Juni mendatang,” jelasnya.

Hanya saja untuk pemberlakuan jam malam masih dalam pertimbangan pihak pemerintah daerah. ”Kita akan coba dengan bertahap, masih dalam pertimbangan,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya ada sebanyak 5 orang pasien di Kabupaten Karimun yang positif terpapar virus Covid-19. Namun, saat ini telah dinyatakan sembuh. (rnd)