Suasana sidang menggunakan video conferenxe, kemarin. (foto istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Di tengah wabah Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, Kejaksaan Negeri Karimun menggelar sidang melalui via Video Conferance (Vicon) dengan layanan internet Whatsapp.

Kepala Kejaksaan Negeri Karimun, Rahmat Azhar menjelaskan, kebijakan ini mulai diterapkan dan perdana dilakukan oleh Kajari Karimun dalam sidang perkara narkotika dengan terdakwa Harifudin.

“Jadi sistemnya, dalam proses sidang tersebut, terdakwa yang berada di rutan Karimun hanya dihadapkan dengan perangkat handphone, begitu juga dengan majelis hakim, pengacara dan saksi yang berada di ruang sidang Pengadilan Negeri,” jelasnya.

Rahman Azhar mengantakan, sidang dengan cara tersebut bertujuan untuk memberikan kepastian hukum kepada terdakwa dan tidak terjadi pelanggaran HAM menyangkut batas waktu penahanan akibat kondisi nasional saat ini.

“Terdakwa itu harus memperoleh kepastian hukum. Kemudian, ini dilakukan untuk mengurangi resiko penyebaran Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Kasipidum Kejari Karimun, Hamonangan P Sidauruk menambahkan, kebijakan ini dianggap efisiensi yang cukup berarti, bahkan membantu dalam hal keterbatasan pengawalan. Karena sidang yang dilaksanakan dengan cara terpisah antara terdakwa dengan majelis hakim.

“Kami mengupayakan optimalisasi media yang akan digunakan dalam sidang via layanan internet ini seperti laptop dan lensa fokus. Sehingga tampilan persidangan dapat lebih jelas sesuai arahan dari Pak Kajari,” tambahnya.

Hamonangan berharap, kedepan sistem persidangan dengan cara tersebut semoga juga dapat diakses oleh pengunjung sidang secara online yang sifatnya sirang terbuka untuk umum.

“Jadi masih banyak tugas yang harus dibenahi kedepannya. Semoga dengan cara tersebut dapat mencegah virus Covid-19 ini,” ujarnya. (rnd)