Tanjungpinang – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, melaksanakan audiensi resmi dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto Purubaskoro, pada Senin (15/9/2025) pagi di Kantor BI Kepri.
Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membahas isu fundamental terkait pengendalian inflasi dan penguatan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam audiensi tersebut, Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa stabilitas harga merupakan prasyarat utama bagi terciptanya iklim ekonomi yang sehat. Menurutnya, inflasi yang terkendali tidak hanya menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga menjadi kunci pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Inflasi yang stabil akan memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pelaku usaha. Hal ini sekaligus memperkuat daya saing daerah serta membuka ruang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi Natuna,” ungkap Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa sektor UMKM memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Ia menekankan pentingnya pemberdayaan UMKM melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, akses pembiayaan yang inklusif, hingga perluasan pasar.
Dengan kolaborasi bersama Bank Indonesia, Bupati optimis dampak positifnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Natuna.
Kepala BI Kepri, Rony Widijarto Purubaskoro, mengapresiasi perhatian serius Pemkab Natuna terhadap isu inflasi dan penguatan UMKM.
Ia menegaskan komitmen BI untuk mendukung pemerintah daerah melalui program pengendalian inflasi, literasi keuangan, dan penguatan ekosistem UMKM agar lebih tangguh menghadapi tantangan global.
Audiensi ini tidak hanya menjadi wadah konsultasi, tetapi juga memperkuat hubungan kelembagaan antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Cen Sui Lan menginformasikan bahwa Kepala BI Kepri dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna pada 12 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Natuna.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum strategis untuk menghadirkan program nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui sinergi antara Pemkab Natuna dan Bank Indonesia, diharapkan strategi pengendalian inflasi dan penguatan UMKM mampu mewujudkan kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Natuna secara berkelanjutan. (rap)




