Karimun, Lendoot.com  – Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau melakukan pencanangan vaksinasi Covid-19, Sabtu (30/1/2021) kemarin.

Pencanangan itu dilakukan Bupati Karimun Aunur Rafiq di ruang pertemuan RSUD Muhammad Sani Karimun. Dalam kegiatan itu, juga turut dihadiri Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Sekdakab Karimun Muhd Firmansyah, Plt Dirut RSUD Muhammad Sani Rachmadi, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bachtian, Asisten, Perwakilan FKPD, dan tokoh masyarakat.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, pencanangan vaksin Covid-19 bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan vaksin di Karimun. Hal itu juga bermaksud agar masyarakat bersedia dan tidak takut untuk divaksin.

“Dengan pencanangan ini, sekaligus memberikan sosialisasi pada masyarakat dan agar di tengah masyarakat tidak timbul hal-hal yang membuat warga tidak ingin melakukan vaksinasi,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Ia mengatakan, pada tahap awal pihaknya mendapatkan sebanyak 3.480 vial vaksin yang akan diberikan kepada 1.740 orang terdiri dari tenaga kesehatan medis, pwjabat publik, dan tokoh masyarakat.

“Tapi tidak semuanya bisa divaksinasi, ada kategori tertentu yang dapat diberikan vaksin ini,” katanya.

Ia menyebutkan, sejumlah faktor yang tidak diperbolehkan untuk.mendapatkan vaksin antara lain ialah, orang- orang dengan usia lanjut, wanita hamil, seseorang yang sedang melakukan terapi jangka panjang, serta orang yang memiliki penyakit penyerta seperti jantung, diabetes, ginjal, reumatik, kanker, HIV dan lainnya.

“Bagi orang yang pernah terpapar Covid dan keluarga yang kontak erat, juga tidak perlu divaksin,” kata Rafiq.

Ia berharap bahwa dengan dilakukannya vaksin Covid-19, dapat memutus Covid-19 terutama di Kabupaten Karimun.

“Dengan vaksinasi yang dilakukan ini, semoga dapat menekan kasus Covid-19,” ujar Rafiq.

Usai dilakukannya pencanangan, perwakilan dari pejabat daerah, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk dilakukan penyuntikan vaksin, setelah dinyatakan masuk dalam kategori penerima vaksin. (rko)