Batam, Lendoot.com –  Pemerintah Kota Batam memperkenalkan industri pengolahan plastik yang telah diberi izin berusaha di Kota Batam. Bersama investor dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Herman Rozi di ruang MC kantor Walikota Batam, PT FCS RGP dari Taiwan telah ujicoba produksi Pallet Plastik di Kawasan Kabil Nongsa Batam.

PT FCS RGP Plastic sebagai produsen pallet plastik yang menawarkan solusi terbaik untuk alas penyimpanan logistik yang memiliki berat ringan dan cocok untuk kegiatan operasional pabrik, pergudangan, pengiriman barang menggunakan jalur laut ataupun darat, serta berbagai industri lainnya yang membutuhkan pelindung pallet plastik

Investor menilai, letak Kota Batam yang strategis berbatasan langsung dengan Singapura dan berada di jalur perlayaran internasional, menjadi salah satu alasan ketertarikan investor untuk bernvestasi di Batam.

Direktur PT FCS RGP Plastic, Yao seperti dikutip dari Kepri Media Group (KMG) mengatakan, sebelum berinvestasi di Batam, pihaknya sudah melakukan survei lebih awal dan hasil sangat cocok di Batam.

Batam dinilai lebih tepat karena ada beberapa kemudahan dan fasilitas bagi investor yang ditawarkan pemerintah. Sehingga, hal ini menjadi salah satu faktor yang juga turut meyakinkan dirinya untuk membangun pabrik di Indonesia.

“Pemerintahnya menyambut baik dan orang-orangnya sangat ramah dan sopan,” kata Yao, Jumat (15/3/2019).

Dengan adanya perusahaan ini maka akan terbuka peluang kerja atau lowongan kerja baru di Batam. Rencananya perusahan asal Taiwan tersebut akan merekrut sekitar 300 tenaga kerja lokal dan beberapa tenaga ahli dari luar, tapi ke depan tidak akan menutup kemungkinan akan mempekerjakan seluruhnya tenaga kerja lokal.

“Untuk saat ini, ada beberapa komponen yang memang harus dipegang langsung oleh tenaga kerja asing,” ujar Yao.

Adi Zainal selaku operasional menejer menerangkan, bahwa PT FCS RGP Plastic berdiri diatas lahan 5 hektar dengan investasi sebesar 200 milyar.

“Saat ini sudah mulai uji coba beroperasi, dalam 89 detik dapat menghasilkan 600 pich satu hari dan per tahun memproduksi 2 juta pallet,” ungkap Adi Zainal.

Misi dan Visi perusahaan ini adalah Go Green dan nol polusi. Dalam proses produksinya juga sangat higenis karena air tidak terbuang serta pembuangan udaranya juga sangat bersahabat dengan lingkungan.

“Perusahaan kami mementingkan nol polusi, air tak pernah terbuang dan kotoran limbah tidak ada. Kami tekankan Go Green yang ramah lingkungan karena mengunakan teknologi tercanggih,” tegas Adi Zainal didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Herman Rozi diruang MC kantor Walikota Batam.(*/KMG)