Karimun, Lendoot.com – Ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan pertamax terjadi kekosongan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Jendral Sudirman Poros.

Kekosongan itu menpengaruhi kebutuhan BBM di Karimun, mengingat SPBU Poros merupakan salah satu penyuplai BBM di Karimun, selain SPBU di Sei Raya Kecamatan Meral.

Kelangkaan BBM tersebut diketahui telah terjadi sejak beberapa hari lalu. Hal itu disebabkan kendala teknis sehingga menganggu pengiriman BBM dari Pertamina Tanjung Uban, Bintan ke Karimun

Direktur Utama Perusahaan Daerah Devanan Syam yang memilikisaham maorotas di PT Ology Karimun Bumi Sukses(PT OKBS) yang membawahi operasional SPBU Poros mengatakan, terjadinya kelangkaan itu disebabkan karena kapten kapal transportir yang biasanya membawa pasokan BBM dari Tanjung Uban ke Karimun berhenti secara mendadak.

“Kapten apal sign off, atau berhenti mendadak. Sudah tiga hari ini langka,”kata Dev, Kamis (24/10/2019).

Namun demikian, SPBU Poros yang dibawah PT. Ology Karimun Bumi Sukses telah mencari kapten baru untuk kapal Transportir minyak ke Karimun.

“Untuk menganti tidak mudah, namun sudah dalam pengurusan kita. Sekarang kapal sudah dalam pengisian di Pertamina Tanjunguban,” katanya.

Dev menyampaikan kepada masyarakat untul dapat bersabar, diprediksi kapal transportir BBM akan tiba pada 25 Oktober besok dan ketersediaan BBM kembali normal.

Kelangkaan BBM telah dirasakan sejak Rabu (23/10/2019) kemarin. Warga yang biasanya mengisi BBM di Pertamina terpaksa berpindah ke kios-kios pinggir jalan.

Bahkan, ada beberapa kios BBM hang biasanya menjual Bensin juga tutup, akibat dari kosongnya BBM tersebut.

“Sejak Selasa, sudah beli di kios tepi jalan. Karena kalau harus ke SPBU Meral terlalu jauh,” kata seorang warga Karimun Idris, Kamis (24/10/2019). (ricky robiansyah)