Lingga, Lendoot.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lingga melaksanakan program bedah rumah bagi warga mampu.
Bedah rumah gratis ini digelar di Lorong Fajar RT 03/RW 10, Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga. Selasa (2/1/2024).
Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH), khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Camat Singkep, Agustiar menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Baznas Lingga, yang telah memperhatikan rumah warga yang tidak layak huni menjadi layak huni. Bagi masyarakat Kelurahan Dabo yang tidak mendapat di program RTLH yang mana sebelumnya telah diajukan di BSPS masih terbentur dengan administrasi dikarenakan surat tanah belum keluar.
Agustiar menjelaskan, dengan adanya bantuan Baznas ini sehingga bermanfaat kepada penerima, dan kepada penerima diharapkan tidak menilai dari jumlahnya tapi kebersamaan dari Baznas, yang mana dana umat disalurkan kepada umat-umat yang membutuhkan. Sehingga bermanfaat dan memberikan dampak yang lebih baik dikedepannya nanti.
“Kita mengharapkan kedepan rumah yang tidak layak huni mendapat bantuan, baik itu, bantuan dari pemerintah, Baznas dan dari donatur-donatur lainnya yang rela dan sudi untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, kita akan tampung dan fasilitasi sehingga bantuan ini benar-benar memberi dampak yang positif bagi penerima,” kata Agustiar saat ditemui usai kegiatan.
Sementara itu, Ketua Baznas Lingga, Ruslan mengatakan, setelah semua berkas lengkap dan diterima Baznas Lingga, hari ini mulai melakukan pengerjaan bedah rumah ini yang mana pihak Baznas juga mengharapkan dorongan dari semua pihak yakni, kecamatan, kelurahan dan masyarakat bagaimana kedepan bukan hanya satu unit di Dabo Singkep saja yang dapat di bantu, tapi banyak unit di seluruh Kabupaten Lingga dapat terealisasi atau minimal Baznas dapat memberikan kontribusi kepada daerah. Sehingga banyak rumah yang tak layak huni menjadi layak huni.
Ruslan melanjutkan, ini adalah item program Baznas yang dapat dilakukan di Kabupaten Lingga, dan untuk tahun 2024 ini ada 4 unit rumah tak layak huni dari Baznas untuk warga di Kecamatan Senayang, Daik dan Pancur. Alhamdulillah, secara estafet program ini dapat dilaksanakan yang simbolisnya dapat digelar pada 4 tempat tersebut, dan ini merupakan perdana pada tahun 2024.
“Kami memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah dapat turut serta dalam program Baznas ini untuk mendorong dan memberikan motipasi kepada masyarakat bersama-sama berzakat ke Baznas,” ungkap Ruslan..
Ruslah juga menyampaikan, ini program kemanusiaan bentuknya RTLH, dengan nilai Rp.25 juta yang dibagi Rp.20 juta untuk fisik dan Rp.5 juta untuk upah tukang. Program ini memang Baznas yang meminta kepada pihak kelurahan apakah ada rumah tak layak huni di Kelurahan Dabo untuk dijadikan layak huni.
Warga penerima program RTLH Baznas Lingga, Ruslan mengaku merasa bersyukur dengan bantuan yang diberikan melalui program Baznas Lingga ini.
“Kami sangat terbantu dengan adanya program bedah rumah ini. Sebelumnya rumah kami tidak layak huni dan kami belum memiliki dana untuk memperbaikinya. Terima kasih Baznas Kabupaten Lingga,” tuturnya. (amr)




