Ilustrasi (google)
Ilustrasi (google)

Karimun, Lendoot.com – Seorang anak perempuan berinisial Bi (7) diduga menjadi korban pelecehan seksual atau pencabulan.

Anak perempuan yang masih duduk dibangku SD itu diduga menjadi korban kekerasan seksual sebanyak dua kali yang dilakukan oleh bapak tirinya berinisial Ab.

Tindak kekerasan seksual dialami oleh Bi diketahui ketika keluarga melihat perubahan sikap Bi. Ia (korban) yang biasanya ceria, belakangan ini sering terlihat murung dan pucat.

“Sekarang lebih sering murung. Biasanya dia sering datang minta uang. Selain itu mukanya juga pucat,” kata tante Bi berinisial PI baru- baru ini.

Kondisi yang kerap murung sempat ditanyakan oleh PI kepada korban, namun BI hanya diam dan tidak mau menjawab.

“Kita tahunya pada Kamis (3/10/2019) kemarin, saat BI mengeluh sakit pada alat vitalnya. Ia katakan bahwa alat vitalnya sakit saat buang air besar,” katanya.

Keadaan itu semakin membuat curiga pihak keluarga. PI kemudian mendesak BI untuk memberitahukan hal sebenarnya kepada sang tante.

“Bi menyebutkan alat vitalnya ditusuk menggunakan jari oleh ayah tirinya, Ab,”katanya.

Kepada keluarga Bi menceritakan telah dilecehkan sebanyak dua kali. Pertama terjadi di rumah dan yang kedua di tempat kerja Ab.

“Semalam dia baru bilang sama neneknya,” ujar Pi.

Keluarga yang mendengarkan hal itu, sontak marah dan melaporkan langsung kejadian tersebut ke Mapolres Karimun.

“Tadi malam visum dan hasilnya robek sedikit. Yang kami marahkan tega dia buat sama anak tirinya. Ab ini nikah baru tiga bulan sama ibunya Bi,” terang Pi.

Disebutkan Pi, polisi juga telah mengamankan Ab pada Kamis malam dan dibawa ke Mapolres Karimun. Pada saat ditangkap Ab sempat mengancam keluarga dari istrinya.

“Waktu ditangkap dia menngancam bunuh keluarga kami juga. Harusnya kan kami yang marah,” ucap Pi. (ricky robiansyah)