Suasana evakuasi kecelakaan di jalan menuju pelabuhan Roro, kemarin. (ist)

Karimun, Lendoot.com  – Ada beberapa ruas jalan di Pulau Karimun yang kerap terjadi kecelakaan. Salah satunya jalan Pelabuhan Roro, Kelurahan Sei Raya, Kecamatan Meral.

Senin (16/11/2020), pukul 08.00 WIB, kecelakaan terjadi antardua sepeda motor berlawanan arah, atau istilahnya adu kambing. Ini menguatkan anggapan masyarakat setempat kalau jalan tersebut, angker.

Tabrakan kemarin itu terjadi antara sepeda motor jenis Honda Beat dengan Yamaha Jupiter yang melaju berlawanan arah .Satu dari Pelabuhan Roro (roll on roll off), dan satu lagi menuju arah sebaliknya.

“Diduga melaju kencang, dua-duanya terkapar dan mengalami luka cukup serius,” terang seorang warga yang enggan menyebut nama seperti dikuti WARTAKEPRI member of Kepri Media Group (KMG).

Foto kecelakaan yang sempat viral di pengguna media sosial di Karimun, kemarin. (ist)

Foto kecelakaan beradarah-darah bertebaran di media sosial sesaat setelah kejadian.

Menurut warga setempat kawasan terjadinya kecelakaan itu dianggap angker.“Di situ memang sering terjadi kecelakaan. Angker tempatnya. Kalau bisa hati-hati kalau melintas di jalan itu,” kata warga yang enggan disebut namanya.

Kasat Lantas Polres Karimun AKP Mochamad Dwi Ramadhanto saat dihubungi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait laka lantas tersebut.

“Masih diselidiki, anggota lantas Polres Karimun sudah terun ke tempat kejadian perkara,” katanya.

Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Dua orang pengendara sepeda motor yang diduga wanita tersebut terkapar di lokasi sepeda motor yang kondisinya ringsek, dan keduanya mengalami luka yang cukup parah.

Menurut warga lainnya, kesan angker terjadi karena sepanjang jalan tersebut  masih belum ramai penghuni. Kontur jalan yang lurus dan sesekali ada belokan landai, membuat pengendara yang tidak fokus terkadang bisa mengambil sisi jalan sebaliknya.

“Saya tak berani cakap angker. Tapi kalau jalannya memang membahayakan pengendara ada benarnya. Selain sepi dan jalan aspal mulus dan ada belokan landai tak terduga, maka kalau pengendara sedang tak fokus bisa tabrakan  dengan  pengendara lain di sisi jalan sebaliknya,” ujar warga tersebut.

Dari ingatan warga, sedikitnya sudah enam kali kecelakan terjadi di ruas jalan tersebut, sejak adanya peningkatan jalan ke arah Pelabuhan Roro tersebut. “Seingat saya sering. Ada lah sekitar lima kali yang tabrakan parah seperti kemarin, sejak dibangun jalan ini,” ungkapnya.(*/msa/azis/kmg)