Akselerasi Pembangunan, Wagub Kepri dan Bupati Karimun Lobi Kemenko Infrastruktur terkait Ketahanan Pangan dan Air Bersih

Bupati Iskandarsyah saat sambutan sebuah acara, kemarin. (ft msaimi)

Jakarta – Wakil Gubernur (Wagub) Kepri bersama Bupati Karimun Iskandarsyah terus bergerak cepat mengamankan dukungan pusat demi kemajuan infrastruktur di Bumi Berazam.

Kamis (9/4/2026) kemarin, keduanya melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI di Jakarta.

Pertemuan tersebut difokuskan pada pemaparan usulan prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat dan penguatan ekonomi wilayah Kabupaten Karimun.

Dari rilis yang dikirim prokopimkarimun, dalam pemaparannya, Bupati Iskandarsyah menekankan dua poin krusial yang memerlukan intervensi anggaran dan kebijakan pusat:

Proteksi Lahan Pertanian & Konektivitas: Percepatan pembangunan infrastruktur pendukung distribusi logistik hasil pertanian guna memperkuat ketahanan pangan. Salah satu yang paling mendesak adalah pembangunan tanggul di wilayah pesisir untuk melindungi perkebunan masyarakat dari abrasi dan intrusi air laut yang kerap merusak komoditas warga.

Revitalisasi Total Jaringan Air Bersih: Rekonstruksi jaringan pipa air bersih yang sudah berusia puluhan tahun dan belum pernah mendapatkan revitalisasi menyeluruh. Langkah ini sangat vital agar layanan kebutuhan dasar air bersih dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.

Gayung bersambut, usulan tersebut diterima dengan sangat baik oleh Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga, Bapak Agust Jovan Latuconsina, yang saat itu didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Bapak Nazib Faizal.

Pihak Kemenko Infrastruktur menyatakan ketertarikannya terhadap usulan tersebut dan meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun untuk segera mengirimkan dokumen usulan tertulis secara mendetail.

“Kami merespon positif aspirasi dari Karimun. Deputi saat ini menunggu usulan tertulis dari Pemda Karimun. Dokumen tersebut nantinya akan menjadi catatan penting dan diupayakan menjadi program unggulan di Kementerian PUPR melalui koordinasi Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI,” ujar pihak Kemenko dalam pertemuan tersebut.

Menanggapi sinyal hijau dari pusat, Bupati Iskandarsyah menyatakan optimisme tinggi. Ia menegaskan bahwa sinkronisasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat adalah kunci utama dalam mengejar ketertinggalan infrastruktur.

“Ini adalah langkah nyata kita menjemput bola ke pusat. Dengan adanya dukungan dari Kemenko Infrastruktur, kita berharap persoalan klasik seperti air bersih dan perlindungan lahan pertanian pesisir dapat segera teratasi melalui APBN, demi kesejahteraan masyarakat Karimun,” tegas Iskandarsyah.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik tolak transformasi infrastruktur di Kabupaten Karimun, menjadikan daerah ini sebagai wilayah yang tangguh secara pangan dan mandiri dalam pemenuhan kebutuhan dasar publik. (*/rsd)