Karimun, Lendoot.com – Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) diprediksi akan terjadi di Kabupaten Karimun pada 26 Desember 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Raden Eko Sarjono saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/12/2019).

Raden Eko menjelaskan, untuk durasi gerhana selama 3 jam 51 menit 16,6 detik. Sedangkan untuk gerhana cincin selama 3 menit 31,9 detik dengan posisi 103 22,52 Bujur Timur (BT) pada lintang 1 01,98 Lintang.

“Dimana kontak pertama itu akan terjadi pada pukul 10.25 lewat 47,5 detik Waktu Indonesia bagian Barat (WIB). Fenomena in, lingkaran matahari akan terlihat dan membentuk seperti cincin yaitu gelap pada bagian tengah dan terang di bagian pinggirnya,” katanya.

Raden Eko menjelaskan, berdasarkan data visibilitas BMKG selain Karimun terdapat empat wilayah lainnya di Kepri yang akan dilalui oleh fenomena alam tersebut.

“Fenomena ini terjadi diberbagai wilayah di Kepri, seperti Tanjung Pinang, Batam, Bandar Seri Bentan, Daik, Lingga dan Karimun sendiri.

Untuk diketahui, Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi tepat segaris. Secara visual, fenomena ini terjadi dimana saat diamati dari bumi piringan bulan akan lebih kecil dibanding matahari.

“Fenomena GMC akan terjadi empat kali kontak dengan waktu puncak gerhana yang berbeda untuk kelima daerah tersebut,” tambahnya. (riandi)