Atasi Ketersediaan Pangan di Perbatasan, Kepala Karantina Kepri bersama Gubernur Kepri Bersinergi Pastikan Distribusi Pangan

Pertemuan pihak Karantina Kepri bersama Bupati Karimun, Selasa lalu. (ft barantinkepri)

Batam – Dalam rangka upaya menjamin ketersediaan pangan yang sehat, aman, dan terjangkau di wilayah Kepulauan Riau, Kepala Karantina Kepulauan Riau (Kepri) pro-aktif koordinasi bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dan instansi lintas sektoral dalam rangka pengendalian inflasi daerah serta penguatan sistem distribusi pangan antar pulau yang ada di wilayah Kepulauan Riau yang sehat dan aman, Selasa (22/7/2025) pekan kemarin.

Pertemuan yang dibuka secara langsung oleh Gubernur Kepri ini membahas strategi terhadap pengendalian inflasi daerah dan strategi tidak terjadinya kelangkaan pangan di wilayah Kepri sebagai wilayah perbatasan.

Kepala Karantina Kepri, Herwintarti dalam pertemuan tersebut menyatakan komitmen Karantina Kepri pastikan distribusi komoditas wajib lapor karantina sehat dan aman apabila melalui pintu – pintu ditetapkan dan dilaporkan untuk diperiksa pejabat karantina.

“Melalui dukungan layanan digitalisasi ( Best Trust) kami siap bersinergi dengan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan unsur CIQP melalui sistem perkarantinaan di border dijamin komoditas sehat dan aman dikomsumsi masyarakat” ungkap Kepala Karantina Kepri seperti dikutip dari facebook resmi karantina kepulauan riau.

Karantina Kepri bersama instansi lintas sektoral berkomitmen untuk bersinergi menjaga dan melindungi Kepri dari ancaman penyakit karantina berbahaya dengan pastikan masyarakat laporkan media pembawa ke pejabat karantina melalui pintu – pintu yang ditetapkan. Tujuannya, agar dapat dipastikan kesehatan dan keamanannya.

Saat ini Wilayah Kepri memiliki 100 pintu yang belum direkomendasikan untuk lalulintas komoditas wajib periksa karantina sehingga perlu dilakukan penetapan oleh pemda sebagai pintu pengeluaran dan pemasukan lalulintas komoditas pangan yang dibutuhkan di pulau – pulau Kepulauan Riau dengan dijamin kesehatannya. (*/rsd)