Karimun, Lendoot.com – PLN meminta warga agar menjauhi atau menghindari beberapa hal yang menjadi penyebab terjadinya pemadaman listrik.
Agar jaringan listrik PLN tetap normal atau tidak rusak seperti perangkat di trafo maka warga juga diharapkan partisipasinya agar tidak melakukan beberapa hal ini.
Di antaranya; mencantol jaringan listrik, membakar sampah di jaringan listrik, membangun atau memperbaiki bangunan di jaringan listrik.
Termasuk bermain layang-layang dekat jaringan listrik dan menanam pohon besar di dekat jaringan listrik. Untuk itu pihak PLN meminta agar kegiatan seperti hal di atas dihindari bersama.
“Kalau kita sampaikan bemain layang-layang di dekat jaringan PLN ini kita sampaikan ke masyarakat, seolah-olah kita main-main, padahal jaringan listrik terganggu ketika benang layang-layang menghubungkan satu kabel dengan kabel lainnya,” ujar Manajer PLN ULP Tanjungbalai Karimun, Hendrico kepada Lendoot.com, belum lama ini.
Semua kejadian tersebut sering ditemui petugas sehari-hari di lapangan terdiri dari saluran udara tegangan menengah (SUTM) dan saluran udara tegangan rendah (SUTR).
Lalu apa hubungannya dengan pemadaman atau mati lampu?
Jika hal-hal tersebut dilakukan, bisa menyebabkan kabel telanjang SUTM yang rentan mengalami gangguan karena sentuhan. “Lalu terjadilah gangguan jaringan yang menyebabkan mati lampu,” terangnya.
Untuk itu, tambahnya, pihak PLN ULP Karimun memohon bantuan masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan dan bersama untuk menghindari ha-hal disebut sebelumnya.
“Seperti kasus yang sering terjadi benang layang-layang. Kita mohon agar sama-sama kita menjauhkan atau melarang anak-anak atau siapapun yang bermain layang-layang dekat dengan jaringan PLN.”
“Selain menyebabkan pemadaman bisa berbahaya juga bagi mereka yang bermain layang-layang karena bisa berakibat kena setrum. Ini salah satu contoh penyebab padam sesaat tadi untuk daerah Bukit Senang sampai ke Jalan Ahmad Yani,” ungkapnya.
“Jadi sekali lagi kami minta tolong agar kita sama-sama mengingatkan bahayanya bermain layang-layang dekat dengan jaringan PLN demi kenyamanan dan keselamatan kita bersama. Terimakasih,” pungkas Johari. (yud)




