Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 39 Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Meranti terima dana bergulir program kemitraan Corporate Sosial Responbility (CSR) PT Timah triwulan IV tahun 2020, Selasa (26/1/2021).

Dana CSR dari program kemitraan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan itu disalurkan untuk membantu para pelaku UMKM di Kabupaten Kepulauan Meranti terus berkembang.

Pelaku UMKM yang mendapatkan dana bergulir program kemitraan ini meliputi beberapa bidang usaha seperti perdagangan, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Pelaku- pelaku usaha itu tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Penyaluran dana bergulir program kemitraan CSR PT Timah Tbk ini merupakan komitmen PT Timah untuk membantu masyarakat dalam mengembangkan UMKM baik dari sisi produk, modal, maupun pasar usaha.

Asisten II Pemerintah Kabupaten Meranti, Asrorudin mengapresiasi program dana bergulir kemitraan PT Timah ini, menurutnya program ini merupakan bukti keseriusan PT Timah dalam membantu masyarakat Kabupaten Meranti untuk mengembangkan usahanya sehingga dapat mandiri.

“Ini bukti keseriusan PT Timah untuk membantu masyarakat khususnya pelaku usaha agar bisa terus berkembang, berinovasi, menciptakan lapangan pekerjaan baru dan juga bisa bersaing dan bisa naik kelas di level internasional,” katanya.

UMKM memiliki peran strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sehingga diperlukan pembinaan agar tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Antusias pelaku UMKM untuk mengikuti program dana bergulir ini terus meningkat, hal ini terbukti dengan semakin bertambahanya penerima dana bergulir. Berkembangnya UMKM diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Salah satu pelaku UMKM yang menjadi mitra binaan PT Timah, Abas Nawi mengatakan dirinya baru kali pertama mengikuti program dana bergulir ini. Ia mengaku, dengan adanya program ini dirinya terbantu untuk mengembangkan usahanya di bidang toko sembako. Lemahnya daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini membuat usahanya agak terseok-seok.

“Alhamdullillah dengan adanya prorgam dana bergulir PT Timah Tbk ini sangat membantu saya, dan program ini berbeda dengan program lainnya. Kita UMKM diberikan banyak keringanan salah satunya untuk angsuran dimana angsuran pertama baru dibayar setelah tiga bulan pencairan, ini artinya PT Timah benar-benar paham dan membantu kita bahwa modal yang dipinjamkan itu memang untuk mengembangkan  usaha dulu,” katanya.

Senada diungkapkan Azimah, pelaku UMKM dibidang kuliner  yang mengatakan dana bergulir program kemitraan PT Timah Tbk membuat Ia terbantu untuk terus menjalankan usahanya, selain itu baginya menjadi mitra binaan PT Timah bisa dibantu untuk memasarkan produknya.

“Program ini membantu, karena tidak memberatkan kita tidak dikenakan bunga, hanya biaya jasa administrasi. Pemasaran kita juga dibantu, terbantulah. Rencananya pinjaman modal ini akan digunakan untuk menambah alat produksi, membeli bahan baku dan inovasi produk,” katanya.

Mitra Binaan lainnya, Aslinda yang bergerak di bidang usaha pakaian mengatakan, dirinya hampir menutup usaha lantaran sepi peminat saat pandemi Covid-19. Namun, mendapatkan informasi dari sesama pedagang terkait program dana bergulir ini, dirinya kembali bersemangat untuk melanjutkan usahanya.

“Saya dapat informasi dari sesama pedagang tentang program ini, dan saya pikir ini sangat bagus. Akhirnya saya coba untuk mengajukan proposal dan Alhamdullillah disetujui, semoga PT Timah tetap jaya,” katanya.

Kegiatan Penyaluran dana Kemitraan PT Timah Tbk ini turut dihadiri Asisten II Pemerintah Kabupaten Meranti, Asrorudin, Kepala Dinas Perdagangan dan UKM Abu Hanafi, Waka Unit Produksi Wilayah Operasi Kepri dan Riau Ruddy Nursalam, Sekretaris Wilayah Sumadi, staff CSR PT Timah Eka Budi susanto, Djuriza, staff comunikasi perusahaan Ristanto serta para penerima Bantuan dana Kemitraan. (rko)