Waspada Tinggi Gelombang Laut! Berikut Prakiraan Cuaca BMKG Karimun sampai 30 Oktober 2022

Karimun, Lendoot.com – Peristiwa ambruknya jembatan penghubung di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam dan terbaliknya Ambulance Laut milik Baznas disebabkan cuaca ekstrim yang terjadi, tadi malam.

Sebenarnya, dari prakiraan cuaca yang disiarkan BMKG Karimun di wilayah Kabupaten Karimun, sejak 25 sampai 30 Oktober mendatang terbilang masih normal, atau tidak ada cuaca yang ekstrim.

Seperti disebutkan BMKG, pada 25 Oktober 2022 cuaca di Kabupaten Karimun untuk seminggu ke depan umumnya diperkirakan berawan dengan potensi ke hujan ringan hingga lebat yang terjadi pada pagi hingga malam hari.

Dan ini juga terjadi pada dini hari dan malam hari pada 26 Oktober hingga 30 Oktober 2022 mendatang.

Sementara suhu udara berkisar antara 70 hingga 95%. Untuk arah angin permukaan bertiup dari barat hingga utara dengan kecepatan 10 sampai dengan 20 kilometer per jam.

Sedangkan ketinggian gelombang laut di perairan Karimun termasuk dalam kategori rendah, atau berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter saja.

Terkait hujan yang dapat disertai badai belum dapat diprediksi BMKG Karimun.

Dalam siarannya di chanel YouTube @BMKGKarimun, presenternya tetap menyebut imbauan untuk selalu waspada terkait hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang yang terjadi pada dini hari.

“Hal tersebut juga dapat berdampak pada peningkatan tinggi gelombang laut,” ujar presenter BMKGKarimun tersebut. (msa)