Bupati Aunur Rafiq saat meninjuan ruang isolasi di SMPN 2 Binaan Tebing, kemarin. (rko)

Karimun, Lendoot.com – Pemerintah Kabupaten Karimun mengaktifkan kembali Gedung SMP Negeri 2 Binaan Karimun sebagai lokasi isolasi terpusat Covid-19.

Pengaktifan lokasi isolasi terpusat itu merupakan langkah Pemkab Karimun dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dari arus balik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Di sekolah itu, warga yang datang atau masuk ke Kabupaten Karimun, melalui jalur laut dan udara akan lebih dulu dilakukan screening atau pemantauan untuk memastikan bahwa tidak terpapar Covid-19.

“Kita kembali aktifkan gedung SMPN 2 Tebing Binaan Karimun sebagai lokasi isolasi terpusat. Ini sebagai langkah antisipasi kita mengingat besok aktifitas di pelabuhan Karimun akan kembali normal,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq, Senin (17/5/2021).

Orang nomor satu di Karimun itu, bahkan telah melakukan peninjauan langsung ke gedung SMPN 2 Tebing Binaan Karimun untuk memastikan kesiapan lokasi isolasi terpusat tersebut.

Tidak hanya penumpang arus balik lebaran, Rafiq menyebutkan juga akan menempatkan warganya yang terpapar Covid-19. Namun, tidak mematuhi aturan selama menjalani isolasi mandiri.

“Kalau ada warga kita yang tidak melakukan isolasi mandiri dengan baik di rumahnya juga akan kita bawa ke sini,” katanya.

Sebelumnya, Gedung SMPN 2 Tebing Binaan Karimun juga pernah menjadi tempat isolasi terpusat bagi orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 pada Maret 2020 lalu. Namun, setelah kasus Covid-19 mereda, gedung tersebut tidak lagi menjadi lokasi isolasi dan kembali difungsikan sebagai sekolah. (rko)