NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Natuna Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Natuna Hotel, Sabtu (1/8/2026), dibuka langsung oleh Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik.Pl
Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan Calon Paskibraka sebagai simbol dimulainya rangkaian pendidikan dan pelatihan yang akan berlangsung hingga 7 Agustus 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Natuna Helmi Wahyuda, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Kesehatan, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Natuna, Helmi Wahyuda, mengatakan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan bertujuan membentuk karakter calon Paskibraka yang memiliki jiwa nasionalisme, disiplin, tanggung jawab, serta kesiapan mental dan fisik dalam mengemban tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia menjelaskan, sebanyak 33 calon Paskibraka, terdiri dari 18 putra dan 15 putri, terpilih sebagai peserta setelah melalui proses seleksi yang ketat. Mereka merupakan perwakilan terbaik dari 15 kecamatan di Kabupaten Natuna.
“Proses seleksi dimulai dari tingkat kecamatan hingga seleksi tingkat kabupaten yang diikuti sebanyak 60 peserta. Dari hasil seleksi tersebut, terpilih 33 putra-putri terbaik untuk mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan,” ujar Helmi.
Selama mengikuti diklat, para peserta akan menjalani berbagai tahapan pembinaan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, parade, tes kesamaptaan jasmani, latihan baris-berbaris, pembinaan karakter, hingga penguatan wawasan kebangsaan.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Kesbangpol melibatkan enam pelatih dari unsur TNI dan Polri, empat tenaga medis, serta lima pengasuh yang akan mendampingi peserta selama masa pendidikan dan pelatihan.
Sementara itu, Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pelatih, dan pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan pemusatan pendidikan dan pelatihan Calon Paskibraka Tahun 2026.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam membentuk karakter generasi muda yang akan mengemban tugas kehormatan sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih.
“Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Natuna yang telah berhasil melewati proses seleksi yang ketat. Amanah ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Jadilah teladan bagi generasi muda lainnya,” ujar Jarmin.
Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan semangat belajar agar mampu menyerap seluruh ilmu serta pembinaan yang diberikan para pelatih.
Menurutnya, Paskibraka bukan sekadar menguasai kemampuan baris-berbaris, tetapi merupakan wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, serta rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
“Kami menaruh harapan besar kepada adik-adik semua agar mampu menjadi generasi yang membanggakan, membawa nama baik Kabupaten Natuna, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa di masa depan,” pesannya.
Melalui pemusatan pendidikan dan pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap para Calon Paskibraka tidak hanya mampu melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan baik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berintegritas, berkarakter Pancasila, berjiwa kepemimpinan, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. (Rap)



