NATUNA – Berdiri menghadap langsung Laut Natuna Utara, Rumah Pantai Lanud Raden Sadjad bukan sekadar sebuah bangunan di kawasan pesisir.
Bangunan ini telah menjadi bagian dari perjalanan dan identitas Lanud Raden Sadjad, sekaligus salah satu lokasi yang memiliki daya tarik tersendiri bagi personel maupun tamu yang berkunjung.
Untuk menjaga keberadaan dan fungsinya, Lanud Raden Sadjad melakukan pembenahan Rumah Pantai, Selasa (22/9/2026).
Renovasi dilakukan di bawah arahan Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han.
Perbaikan ditujukan untuk mengatasi sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan sekaligus menata fasilitas agar tetap layak dan aman digunakan.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan personel Fasilitas dan Instalasi (Fasint) Lanud Raden Sadjad.
Pelaksanaan renovasi berada di bawah koordinasi Kepala Dinas Logistik Lanud Raden Sadjad, Kolonel Kal Julianto, S.T., M.I.Pol., bersama Kepala Seksi Fasilitas dan Instalasi, Letkol Sus Hermanto, S.T., serta personel Fasint.Salah satu fokus perbaikan berada pada bagian tiang kayu penopang dan jembatan Rumah Pantai.
Kedua bagian tersebut mengalami kerusakan akibat terus terpapar kondisi lingkungan pesisir dan faktor usia bangunan.Berada di tepian laut, Rumah Pantai menghadapi tantangan tersendiri.
Paparan ombak dan kondisi lingkungan secara perlahan memengaruhi sejumlah bagian konstruksi sehingga diperlukan pemeliharaan agar bangunan tetap dapat digunakan.
Bukan Sekadar BangunanRumah Pantai memiliki nilai sejarah bagi Lanud Raden Sadjad dan telah menjadi salah satu ikon satuan.
Letaknya yang menghadap Laut Natuna Utara memberikan karakter tersendiri, sekaligus menghadirkan panorama khas wilayah kepulauan Natuna.
Bangunan tersebut juga memiliki fungsi dalam berbagai kegiatan satuan, termasuk menjadi salah satu tempat untuk menerima tamu kehormatan.
Tidak hanya bagi internal Lanud, Rumah Pantai juga menjadi salah satu lokasi yang menarik perhatian warga maupun tamu yang datang. Posisinya di kawasan pesisir menjadikannya kerap dimanfaatkan sebagai tempat mengabadikan momen melalui foto.
Karena itu, pembenahan Rumah Pantai tidak hanya berkaitan dengan perbaikan fisik bangunan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga salah satu fasilitas yang memiliki nilai sejarah dan identitas bagi Lanud Raden Sadjad.
Perbaikan dilakukan dengan tetap mempertahankan fungsi serta karakter Rumah Pantai.
Personel Fasint mengerjakan pembenahan pada bagian-bagian yang membutuhkan perhatian agar bangunan tersebut tetap terawat, aman digunakan, dan dapat terus mendukung kegiatan satuan.
Di tengah perubahan dan perkembangan fasilitas Lanud Raden Sadjad, Rumah Pantai tetap dipertahankan sebagai salah satu bagian yang menghubungkan perjalanan masa lalu dengan aktivitas satuan saat ini berdiri di tepian Laut Natuna Utara dengan karakter khasnya. (Rap)



