Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi. (dok.Lendoot.com).

Karimun, Lendoot.com – Tiga kecamatan wilayah Kabupaten Karimun berstatus zona Merah Covid-19. Ketiga wilayah itu antara lain Kecamatan Karimun, Kecamatan Meral dan Kecamatan Tebing.

Data Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, saat ini ketiga wilayah itu terdampak paling banyak positif aktif Covid-19.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, saat ini Kabupaten Karimun alami lonjakan kasus Covid-19 cukup tinggi. Bahkan, dalam sepekan kenaikan kasus Covid-19 mencapai angka ratusan.

“Tiga Kecamatan wilayah Karimun zona merah Covid-19, antara lain Kecamatan Meral, Karimun dan Tebing,” kata Rachmadi, Senin (4/5/2021).

Selain zona merah, empat kecamatan lainnya juga telah berstatus menjadi zona kuning. Daerah- daerah itu yakni, Meral Barat, Buru, Kundur, dan Kundur Barat.

Kemudian, enam Kecamatan lainnya masih zona hijau Covid-19, diantaranya Kundur Utara, Belat, Moro, Durai, Ungar, dan Niur Permai.

“Kasus tertinggi ditemukan di Kecamatan Karimun dengan 52 kasus positif aktif. Kedua dan ketiga tertinggi Kecamatan Meral dan Tebing dengan masing- masing jumlah 42 dan 21 kasus,” kata Rachmadi.

Ia menyebutkan, pertanggal 3 Mei 2021 telah terjadi penambahan 24 kasus positif Covid-19 hasil traking oleh Tim Gugus Tugas. Penambahan itu, menjadikan angka konfirmasi positif di Karimun berjumlah 136 kasus.

“Sebanyak 97 orang masih isolasi mandiri di rumah. Selebihnya, 18 orang di RSUD Muhammad Sani, 19 di Puskesmas Meral Barat dan 1 di RSBT Karimun,” katanya.

Selain kasus konfirmasi, pada 3 Mei 2021, Tim Gugus juga merilis sebanyak 3 orang pasien telah sembuh.

“Angka kesembuhan komulatif 431 kasus sejak awal adanya Covid-19,” katanya.

Rachmadi mengatakan, saat ini Kabupaten Karimun berstatus zona orange Covid-19. Ia berharap, tingkat kesembuhan kasus dapat terus terjadi.

Lanjut Rachmadi, ia meminta kepada masyarakat untuk terus menjaga protokol kesehatan Covid-19 dengan melakukan hidup sehat, menggunakan masker, menghindari kerumunan dan tetap menjaga jarak.

“Kita tekankan sekali lagi, jaga protokol kesehatan. Jangan lalai dan anggap remeh, kita ingin Kabupaten Karimun bisa bebas dari Covid-19,” katanya.(rko)