Tercatat, Sebanyak 36 Warga Kabupaten Lingga Terinfeksi HIV/Aids

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Wirawan Trisna Putra. (ft gafar)

Lingga – Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga mencatat, awal 2025 ini, sebanyak 36 warga Kabupaten Lingga terinfeksi HIV/Aids. Mereka yang terinfeksi ini terdeteksi melalui screening yang dilakukan Puskesmas dan Rumah sakit yang ada di Kabupaten Lingga.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga melalui Kepala Bidang (Kabid) pencegahan dan pengendalian penyakit, Wirawan Trisna Putra mengatakan pasien yang terifeksi ini sedang menjalani pengobatan rawat jalan di RSUD Dabo, RS Encek Mariam Daik dan Puskesmas Dabo Lama.

“Untuk pasien yang terifeksi HIV/AIDS saat ini sedang menjalani pengobatan di beberapa rumah sakit dan puskesmas yang ada di Kabupaten Lingga. Seperti RSUD Dabo, Rumah Sakit Encek Mariam Daik dan Puskesmas Dabo Lama,” kata Wirawan saat diwawancarai.

Wirawan mengatakan jumlah pasien terinfeksi HIV/AIDS di kabupaten lingga sebanyak 36 orang.

“Pada Desember 2024 jumlah pasien terinfeksi HIV/AIDS sebanyak 37 orang. namun diawal tahun 2025 tinggal 36 orang saja. Hal ini dikarenakan satu orang pindah domisili ke luar Daerah,” ujarnya.

Adapun latar belakang pekerjaan dari pasien yang terifeksi HIV/AIDS ini adalah wiraswasta dan ibu rumah tangga serta didominasi jenis kelamin laki-laki.

“Jadi, untuk pasien yang terifeksi HIV/AIDS ini mayoritas laki-laki dengan latar belakang pekerjaan wiraswasta dan ibu rumah tangga. Ada juga pasien anak-anak yang berjumlah dua orang,” ucap Wirawan.

Wirawan menambahkan, saat ini pihak Dinkes Lingga bekerjasama dengan puskesmas dan Rumah Sakit melakukan screening kepada masyarakat untuk mendeteksi apakah ada pasien baru yang terinfeksi HIV/AIDS atau tidak.

“Kami bekerjasama dengan pihak Puskesmas dan Rumah Sakit terus berupaya melakukan Screening untuk mendeteksi apakah ada masyarakat yang terinfeksi HIV/AIDS,” tambahnya.

Wirawan menjelaskan, selain melakukan Screening, Dinkes Lingga juga memberikan edukasi tentang bahaya dan tata cara penyebaran HIV/AIDS dengan melakukan sosialisasi dan seminar dan dibantu pihak Puskesmas dan Rumah Sakit.

“Kami berupaya untuk memberikan Edukasi terkait bahaya dan cara penyebaran HIV/AIDS ini melalui sosialisasi dan Seminar. Kegiatan ini dibantu oleh pihak Puskesmas dan Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Lingga,” tutup Wirawan.

Dinkes Lingga menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Lingga untuk selalu menjaga diri dan keluarga dari hal-hal yang dapat menyebabkan terinfeksi HIV/AIDS, karena HIV/AIDS ini dapat terinfeksi kepada semua kalangan. (gaf)