Sejumlah Tarif Layanan Kesehatan di RSUD Naik

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Muhammad Sani Karimun, Dr Ade Kristiawan juga enggan menjelaskan kronologi yang jelas terkait bayi yang jatuh tersebut. Dari jawabannya , terkesan tidak menepis dan atau juga membenarkan kabar tersebut. "Bayinya baru lahir di RSUD Muhammad Sani Karimun. Tadi pagi jam 9 kami sudah jumpa dengan keluarga bayi yang jatuh. Kami sudah menyampaikan permohonan maaf," kata Dr Ade Kristiawan saat dihubungi media ini melalui sambungan telepon. RSUD Muhammad Sani Karimun, tambah dr Ade Kristiawan, akan bertanggungjawab atas peristiwa ini. "Saat ini kondisi bayi stabil, ini menjadi tanggungjawab kami. Jadi selama masa sampai dengan bayi berusia 3 bulan pertama, akan kami pantau sesuai dengan kondisinya," ucap Dr Ade Kristiawan.

Karimun, Lendoot.com – Penyesuaian tarif pelayanan kesehatan dilakukan RSUD Muhammad Sani Karimun, Provinsi Kepri pada awal 2024 ini.

Kenaikan tarif tersebut pemberlakuannya sesuai Peraturan Daerah (Perda) terbaru tentang tarif retribusi.

Kenaikan tarif yang terjadi salahs atunya untuk pemeriksaan Ultrasonografi (USG) dari sebelumnya sebesar Rp53 ribu menjadi Rp400 ribu.

“Yang naik itu adalah tarif layanan kesehatan jalur mandiri, bukan yang menggunakan BPJS,” ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq seperti dikutip dari rcmnews, Selasa (9/1/2024).

Bupati Aunur Rafiq mengatakan, sudah 12 tahun pola tarif layanan kesehatan di RUSD M Sani Karimun belum ada mengalami kenaikan.

“Perda-nya sudah keluar, jadi dilakukan penyesuain pola tarifnya,” jelas Bupati Aunur Rafiq.

Ia meminta RSUD M Sani bersama pihak-pihak terkait untuk duduk bersama meluruskan.

“Jangan sampai gagalkan paham harus duduk bersama apa yang dinaikan, bukan seluruhnya,” tegas Rafiq. (yud)