RSUD M Sani Hanya Mampu Tampung 84 Pasien Covid-19, Sebanyak 156 Orang Lainnya Jalani Isolasi Mandiri

Hal senada diungkapkan warga lainnya, Ari. Dia mengatakan percuma gedung rumah sakitnya besar, gagah dan megah, jika pelayanannya tidak optimal. “Niat pak Sani dulu membangun rumah sakit itu untuk membantu masyarakat, menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan layanan kesehatan, tapi pelayanan sepertinya tidak ada perbaikan dari tahun ke tahun,” ujar Ari. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Karimun Rachmadi yang dikonfirmasi langkah-langkah perbaikan yang telah dan akan dilakukan untuk perbaikan pelayanan RSUD M Sani itu, tidak memberikan balasannya. Pesan singkat konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp terkait keluhan masyarakat seolah tidak mendapat balasannya.

Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 156 orang pasien positif aktif Covid-19 jalani isolasi mandiri, Kamis (20/5/2021).

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Karimun, saat ini jumlah pasien positif aktif yang menjalani isolasi mandiri berjumlah 156 orang dari komulatif pasien 184 orang.

Sementara untuk yang menjalani perawatan di RSUD Muhammad Sani 16 orang, Puskesmas Meral Barat 10 orang, dan RSBT 2 orang.

Pasien positif yang jalani isolasi mandiri itu antara lain, merupakan pasien- pasien tidak bergejala, sehingga penanganan dapat dilakukan secara mandiri.

“Bagi yang tidak bergejala sama sekali, ini dapat melakukan isolasi secara mandiri. Sedangkan pasien dengan gejala ringan hingga sedang kita sudah siapkan rumah sakit rujukan, untuk wilayah Kundur di RSUD Tanjungbatu, sementara di Karimun di RSUD Muhammad Sani, RSBT, Puskesmas Meral Barat dan Medic Centre,” kata Rafiq, Senin (17/5/2021) kemarin.

Rafiq mengatakan, saat ini daya tampung rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Karimun berjumlah 84 orang.

“Daya tampung rumah sakit kita 84 orang, selebihnya mungkin akan diisolasi mandiri,” katanya.

Ia mengatakan, pasien positif Covid-19 yang tidak bergejala dan menjalani isolasi mandiri harus disiplin dengan tidak keluar rumah agar tidak terjadi penyebaran lebih luas.

Pihaknya juga telah melibatkan RT/ RW dan PPKM di tingkat Kecamatan wilayah Karimun turut ambil peduli dengan melakukan pemantauan terhadap pasien- pasien isolasi mandiri agar tetap berada di rumah.

“Tim kesehatan tetap melakukan pemantauan juga, dengan mengunjungi pasien dan melihat perkembangan pasien- pasien itu,” katanya.

“Apabila kita temukan ada pasien yang keluar rumah dan tetap bandel, maka akan kita evakuasi ke lokasi Isolasi terpusat di SMP N 2 Tebing Binaan Karimun. Itu konsekuensinya,” kata Rafiq. (rko)

Karimun Catat Penambahan 34 Kasus Baru

Update pekembangan kasus Covid-19 pertanggal 20 Mei 2021, Karimun melaporkan adanya penambahan 34 kasus baru positif Covid-19 dan menjadikan angka komulatif menjadi 184 orang.

Selain itu, Karimun juga laporkan adanya satu orang pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Penambahan pasien meninggal dunia itu menjadikan angka pasien meninggal menjadi 28 orang.

Sementara untuk kasus sembuh Covid-19 juga terus alami peningkatan, tercatat sampai saat ini ada 615 orang telah dingatakan sembuh dari Covid-19. (rko)