Sejumlah warga sedang melaporkan perkara Karhutla di Mapolres Karimun, belum lama ini. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Belasan warga Kecamatan Kundur Utara resmi melaporkan perkara Pembakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Kundur Utara pada Februari lalu ke Polres Karimun, Senin (3/5/2021).

Laporan itu bertujuan mencari titik terang penyebab kebakaran besar yang terjadi pada bulan Februari 2021 dan menghanguskan puluhan hektar hutan dan lahan. Sebagian lahan itu merupakan milik belasan warga tersebut.

Setelah memenuhi sejumlah alat bukti, akhirnya laporan belasan warga itu diterima Polres Karimun dengan nomor LP-B/40/V/2021/KEPRI/SPKT/POLRES KARIMUN/POLDA KEPRI, tentang dugaan perkara pembakaran hutan dan lahan.

Bahkan, sejumlah warga telah memberikan keterangan kepada penyidik di ruang Unit Tipidter Satreskrim Polres Karimun, Senin kemarin.

“Tadi laporan kita sudah diterima. Besok katanya polisi turun ke lokasi,” kata Eka Satyadi, Kuasa Hukum Warga dari LBH Pusat Advokasi Hukum dan Ham Indonesia Canang Kepri.

Eka menyampaikan, atas laporan itu, warga menduga ada orang yang melakukan pembakaran, sehingga menyebar ke lahan lainnya.

“Warga tidak menuduh. Tapi ada orang melakukan pembakaran setelah membersihkan lahan kebunnya, yang waktunya dekat dengan kebakaran hari Jumat atau api mulai tampak besar dan menjalar ke lahan warga,” papar Eka.

Ia menyebutkan, setelah terjadi kebakaran besar, warga yang diduga melakukan pembakaran itu menghilang. Hal itu, menguatkan dugaan warga bahwa terlapor merupakan dalang dari kebakaran itu.

“Kenapa kita baru membuat laporan, itu karena sebelumnya kita menerima informasi bahwa yang bersangkutan sudah diamankan polisi. Tapi ternyata tidak ada kelanjutannya,” kata Eka.

Ia berharap, perkara itu dapat terungkap setelah pihaknya membuat laporan terkait Karhutla tersebut. Sehingga, warga dapat mengetahui dengan jelas siapa dalang dari pembakaran lahan itu.

“Warga menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang. Kalau untuk yang memberi kuasa ke kami ada 22 warga. Tapi untuk jumlah keseluruhan warga yang terbakar lahannya di atas 70 orang. Total lahannya di atas 70 hektar,” ujar Eka. (rko)