Ilustrasi kartu bagi nelayan. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Puluhan ribu nelayan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dipastikan mendapat bantuan perlindungan dari asuransi BPJS Ketenagakerjaan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad disela-sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Karimun, Selasa (20/9/2022).

“Sebanyak 34.418 orang nelayan se-Kepri akan kita cover untuk pembiayaan BPJS Ketenagakerjaannya,” ujar Ansar.

Ansar mengatakan, kepastian bantuan pembiayaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Pemprov Kepri dengan kabupaten dan kota.

“Pembiayaan sistem blendid budgeting, Pemprov memberikan bantuan pembiayaannya sebesar 50 persen dan sisanya 50 persen kabupaten dan kota. Hal ini upaya kita sebagai bentuk proteksi kepada nelayan-nelayan kita agar mereka juga mendapat perlindungan sosial,” kata Ansar.

Disinggung apakah diberikannya bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan berkaitan dengan kenaikan harga BBM, Ansar mengaku sudah merencanakan bantuan tersebut sejak lama.

“Sebelum harga BBM naik sudah kita rencanakan, memang terealisasinya baru hari ini kita tanda-tangani,” ucapnya.

Ansar menambahkan bahwa bantuan BPJS Ketenagakerjaan tersebut hanya menyasar bagi nelayan yang armadanya dibawah 5 Gross Tonage (GT).

“Bantuan ini untuk nelayan kita yang armadanya dibawah 5 GT dan perseorangan, mengingat nelayan yang bekerja dengan pengusaha sudah dicover BPJS,” katanya.

Adapun total anggaran yang dikeluarkan Pemprov Kepri untuk asuransi nelayan pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 3.469.334.400.

Dengan rincian bantuan asuransi yang diberikan untuk asuransi nelayan Kabupaten Natuna yaitu Rp 453.600.000, bantuan untuk asuransi nelayan Kota Batam sebesar Rp 391.910.400, bantuan untuk asuransi nelayan Kabupaten Karimun sebesar Rp 541.094.400, bantuan untuk asuransi nelayan Kota Tanjungpinang sebesar Rp 105.436.800 .

Bantuan untuk asuransi nelayan Kabupaten Bintan sebesar Rp 604.800.000, bantuan untuk asuransi nelayan Kabupaten Lingga sebesar Rp 1.029.168.000, dan bantuan untuk asuransi nelayan Kabupaten Kepulauan Anambas sebesar Rp 343.324.800. (rko)