Karimun, Lendoot.com – Defisit daya listrik sebesar 4 Mega Watt (MW) karena mesin I PLTU dalam perbaikan, membuat PLN ULP Tanjungbalai Karimun, gusar.
Daya yang tersedia hanya mampu sebesar 27.35 Wega Watt (MW), sementara beban puncak (pukul 17.00 – 22.00 WIB) sebesar 31.50 MW, membuat pemadaman bergilir tak dapat dihindarkan.
Saat ini, pihak PLTU Tanjung Sebatak masih dalam progres perbaikan. Perbaikan tersebut membutuhkan estimasi waktu lebih kurang seminggu, yaitu sampai 21 September 2023 mendatang.
“Dari kami PLN akan terus berusaha meminimalisir terjadinya pemadaman listrik emergency terhadap pelanggan,” tegasnya.
Dalam seminggu ke depan, kemungkinan akan terjadi pemadaman bergiliri. “Untuk jadwal (pemadaman, red) atau manajemen padam per tiga 3 jam, saat ini sedang disusun teman-teman,” ungkapnya
Sebagai salah satu solusinya, PLN ULP Tanjungbalai meminta bantuan pihak perhotelan dan swalayan untuk menggunakan genset sementara.
“Dengan harapan pelanggan masyarakat umum yang terdampak dapat diminimalisir,” jelasnya.
Terkait jadwal wilayah yang terdampak pemadaman listrik akan terus kita informasikan setiap harinnya di media sosial.
“Dengan adanya pemadaman Emergency ini, kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan PLN Tanjungbalai Karimun atas ketidaknyamanya. Kami mohon dukungannya dan doanya agar kerusakan ini bisa segera diatasi,” kata Budimansyah memohon. (msa)




