Sekdakab Karimun, Muhd Firmansyah (kiri). (ist)

Karimun, Lendoot.com – Pelaksanaan Salat Arawih di masjid, surau dan musala di wilayah Kabupaten Karimun pada Nulan Suci Eamadan 1442 Hijriyah diijinkan, asalkan harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal tersebut sesuai dengan surat edaran terbaru yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Karimun nomot 400 / KESRA-SETDA / IV / 604/2021 tentang Pelaksanaan Ibadah Ramadhan 1442 Hijriyah pada masa Pandemi COVID-19.

Dalam surat edaran yang ditandatangani Bupati Karimun Muhammad Firmansyah tersebut, terfapat sejumlah sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi oleh pengurus rumah ibadah maupun jamaah, salah satunya penerapan protkes dalam pelaksanaannya.

“Salat fardu, tarawih, witir, i’tikaf dan tadarus al-quran selama Ramadan dapat dilaksanakan, dengan syarat membatasi jumlah kehadiran jamaah paling banyak 50 persen dari kapasitas masjid, surau dan musala,” sebut Firman dalam surat edarannya.

Selain itu, surat edara itu juga mengimbau kepada pengurus masjid diharapkan dapat melakukan pengawasan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker dan menjaga jarak.

“Tidak berjabat tangan dan jamaah diimbau untuk membawa sajadah atau mukena masing-masing,” katanya.

Sementara untuk pengajian, tausiyah, kultum dan kuliah subuh. Pemkab Karimun menyatakakan paling lama boleh dilaksanakan selama 12 menit saja.

Begitu juga untuk peringatan Nuzulul Quran juga harus dilaksanakan dengan menempatkan jamaah, yaitu dari kapasitas ruang dengan penerapan standar protokol kesehatan.

“Masjid pengurus, surau dan musala wajib mengingatkan jamaah untuk senantiasa mematuhi protokol cuci kesehatan dan pengurus mempersiapkan sarana tangan serta alat pengukur suhu badan,” katanya.

Kemudian, untuk penyelenggara dan penyaluran zakat, infaq, shodaqah, dan zakat fitrah. Pemkab Karimun meminta izin Baznas atau UPZ untuk mempedomani protokol kesehatan.

Firman meminta agar unsur Pemerintah Daerah bersama Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 secara bersama-sama memberikan dukungan pengamanan dan pengawasan, khususnya di Kecamatan yang berstatus zona kuning.

“Mari sama-sama untuk memastikan agar Ibadah Ramadhan 1442 H / 2021 M dapat berjalan dengan tertib, lancar, aman dan tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid 19 di Kabupaten Karimun,” kata Firmansyah. (rko)