Plh Bupati Karimun, Muhd Firmansyah (kiri). (ist)

Karimun, Lendoot.com – Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Karimun untuk mudik saat Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Larangan itu menyusul kebijakan Kebijakan Pemerintah Indonesia yang mengeluarkan larangam mudik saat Lebaran Idul Fitri mendatang.

Plh Bupati Karimun Muhd ​​Firmansyah mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap ASN di lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Karimun saat mudik Lebaran idul fitri.

“Jika ketahuan melakukan perjalanan mudik, Saya akan laporkan langsung ke Menpan-RB,” kata Firman, Kamis (22/4/2021).

Larangan mudik itu telah jelas tidak diizinkan sesuai dengan aturan yang baru saja diterbitkan Menpan-RB Nomor 46/2020 tentang Perubahan atas SE Menteri PAN RB Nomor 36/2020 tentang Pembatasan Kegiatan B dan / atau Kegiatan Mudik bagi ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19.

“Jadi ini sudah jelas, ASN dilarang untuk mudik lebaran antar Provinsi. Akan ada aturan tegas kita berlakukan ketahuan,” katanya.

“Sanksi sudah diatur sesuai dengan tingkat kesalahan. Sudah diatur dalam peraturan pemerintah tentang disiplin pegawai negeri sipil,” katanya.

Firman menggunakan, berdasarkan hasil koordinasi Gubernur bersama Bupati dan Wali Kota se-Kepri beberapa waktu lalu, untuk masyarakat yang melaksanakan mudik dalam provinsi yang dibolehkan.

“Ada klausal dalam satu poinnya itu bahwa mudik lokal dalam provinsi itu bisa menjadi perhatian, bisa menjadi toleransi lah. Maka itu keputusan rapat koordinasi kita, pak Gubernur akan belajar, mungkin dibolehkan dalam tingkat provinsi,” jelasnya. (Rko)