Karimun – Petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Karimun menghadapi tantangan berat dalam menangani kebakaran lahan yang terus meningkat, dalam beberapa hari belakangan ini.
Keterbatasan armada, personel, dan akses ke lokasi kebakaran menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman.
Kebakaran lahan beberapa hari terakhir yang disertai cuaca panas dan angin kencang ini membuat sejumlah lahan di beberapa kawasan ikut terbakar. Bahkan, dalam satu hari petugas pemadam kebakaran bisa menerima hingga delapan laporan kebakaran.
Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Kabupaten Karimun, Hendra Hidayat mengatakan petugas kewalahan menghadapi situasi ini.
“Kami kekurangan armada dan personel. Selain itu, banyak lokasi kebakaran yang sulit dijangkau mobil pemadam,” ujarnya.
Hendra Hidayat mengimbau masyarakat Kabupaten Karimun untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap potensi kebakaran lahan. Kondisi cuaca panas dan lahan kering menjadi faktor risiko yang perlu diantisipasi.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan. “Mari kita jaga lingkungan kita dari bahaya kebakaran,” imbau Hendra.
Dalam beberapa waktu terakhir, kebakaran lahan terjadi dengan intensitas yang tinggi. Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Karimun, Hendra Hidayat, mengungkapkan bahwa dalam satu hari, pihaknya bisa menerima lebih dari empat laporan kebakaran lahan.
Hingga saat ini, penyebab utama kebakaran masih dalam penyelidikan, namun faktor cuaca panas dan kondisi lahan yang kering diduga menjadi pemicu utama. Pemerintah daerah dan pihak terkait mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan. (msa)




