Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 686 pengendara terjaring penertiban dilakukan oleh Satlantas Polres Karimun sepanjang Operasi Patuh Seligi terhitung 14-26 Juni 2022.

Ratusan orang itu didominasi oleh pengendara sepeda dua yang tidak menggunakan helm, memainkan ponsel saat berkendara dan pengendara dibawah umur.

Kasatlantas Polres Karimun, AKP Eko Aprianto menyebutkan selama operasi patuh seligi berlangsung pelanggaran yang paling mendominasi yaitu tidak menggunakan helm.

“Tidak menggunakan helm ada 373 orang, pengemudi dibawah umur sebanyak 101, berboncengan lebih dari dua orang ada 155, dan memainkan ponsel dijalan raya 57 orang,” kata Eko, Senin.

Eko menjelaskan, operasi patuh seligi tahun 2022 ini pihaknya lebih mengedepankan bentuk teguran, sedangkan untuk penilangan nihil.

“Hampir semua kita berikan teguran dan kita himbau mereka agar menaati aturan berlalu lintas,” katanya.

Tak hanya itu, selama operasi patuh seligi tersebut pihaknya juga mencatat 6 kejadian kecelakaan lalu lintas. Yang mana 4 orang mengalami luka berat.

“Kita juga mencatat lakalantas, total ada 6 kejadian. Semuanya roda dua (motor),” katanya.

(rko)