Natuna– Seorang pencari kepiting dilaporkan hilang di kawasan Pulau Sunyut, Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna.
Hingga Senin pagi, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif terhadap korban bernama Ica Kusuma (40), yang belum kembali sejak Minggu malam saat mencari kepiting di wilayah pesisir tersebut.
Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh pihak keluarga kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna pada Senin (18/5) sekitar pukul 07.45 WIB. Laporan disampaikan Harianto, keluarga korban, setelah Ica tidak kunjung pulang sejak berangkat mencari kepiting bersama rekannya, Danil.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat menuju Pulau Sunyut pada Minggu (17/5) sekitar pukul 23.00 WIB. Sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, Danil selesai mencari kepiting dan menunggu korban di tepian pantai. Namun karena Ica tak kunjung kembali, Danil memutuskan pulang terlebih dahulu.
Merasa khawatir, sekitar pukul 02.00 WIB Danil kembali lagi ke lokasi awal mereka berpisah untuk melakukan pencarian mandiri. Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan korban tetap tidak ditemukan.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengerahkan tim menuju lokasi terakhir korban terlihat di sekitar koordinat 4°39.678’N 107°58.130’E. Lokasi tersebut berada sekitar 4,9 kilometer dari Unit Siaga SAR Pulau Laut dengan heading 114 derajat.
“Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Seluruh unsur SAR gabungan kami kerahkan agar upaya pencarian dapat dilakukan secara maksimal,” ujar Abdul Rahman.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Pulau Laut, Posal Pulau Laut, Polsek Pulau Laut, Koramil Pulau Laut, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.
Tim SAR menggunakan satu unit LCR (Landing Craft Rubber) dan dibantu pompong milik warga untuk menyisir kawasan pesisir, perairan dangkal, hingga titik-titik yang diduga menjadi jalur aktivitas korban saat mencari kepiting.
Abdul Rahman menegaskan bahwa keselamatan personel SAR tetap menjadi perhatian utama selama operasi berlangsung, terlebih kondisi cuaca di lokasi pencarian cukup menantang.
Berdasarkan data cuaca dari BMKG, wilayah perairan Pulau Laut diperkirakan berawan hingga berpotensi hujan sedang, dengan kecepatan angin sekitar 5 knot dari arah barat. Tinggi gelombang tercatat mencapai 1,3 meter dengan kondisi pasang surut sekitar 0,3 meter.
“Kami terus berupaya melakukan pencarian secara intensif dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan seluruh personel di lapangan,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian. Kantor SAR Natuna juga mengimbau nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar perairan Pulau Laut untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda atau informasi yang berkaitan dengan keberadaan korban.
“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar dan korban dapat segera ditemukan,” tutup Abdul Rahman. (Rap)



